China Peringatkan Warganya di Kyrgystan Usai Kedubes Dihantam Bom

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Rabu 31 Agustus 2016 23:05 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 31 18 1478159 china-peringatkan-warganya-di-kyrgystan-usai-kedubes-dihantam-bom-BVuxSOvRWo.jpg Polisi menyelidiki lokasi ledakan di depan Kedubes China (Foto: Vladimir Pigorov/Reuters)

BEIJING – Kedutaan Besar (Kedubes) China di Bishkek, Kyrgystan diguncang serangan bom. Pelaku bom bunuh diri menabrakkan mobilnya ke gerbang Kedubes sehingga tiga orang luka-luka. Otoritas Kyrgystan dan China menyebut serangan tersebut sebagai sebuah serangan teror.

(Baca juga: Ledakan Guncang Kedubes China di Kyrgystan)

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China langsung mengeluarkan himbauan agar warganya tidak keluyuran sembarangan atau berada dalam keramaian. Beijing juga meminta otoritas Kyrgystan untuk melindungi warganya serta organisasi yang terlibat untuk diadili sesuai hukum yang berlaku.

“Kami mengingatkan warga China untuk selalu waspada, jangan keluar jika tidak memungkinkan, dan tidak pergi ke tempat ramai. Kami juga meminta otoritas Kyrgystan mengambil langkah tegas kepada mereka yang terlibat,” tulis Kemlu China dalam situs resmi mereka yang dikutip Reuters, Rabu (31/8/2016).

Pihak Kemlu China juga mengingatkan agar warganya yang hendak mengunjungi Kyrgystan untuk berpikir masak-masak terlebih dahulu. Juru Bicara Kemlu Hua Chunying menuturkan otoritas terkait di Kyrgystan tengah melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.

“Kami juga akan bekerja sama dengan Kyrgystan agar dengan cepat mengumpulkan informasi spesifik tentang orang-orang dan organisasi yang melakukan serangan teroris ini,” ujar Chunying dalam konferensi pers di Beijing.

Otoritas Kirgistan secara reguler menahan orang-orang yang dicurigai terlibat dengan kelompok militan ISIS. China juga mencurigai etnis Uighur yang hidup di Provinsi Xinjiang turut terlibat dalam serangan tersebut. Sebab, insiden serangan bom pernah terjadi perbatasan China dengan Kirgistan pada 2014 hingga menewaskan 11 orang.

(wab)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini