Pelaku Teror Medan Harus Direhabilitasi

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 01 September 2016 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 01 340 1478879 pelaku-teror-medan-harus-direhabilitasi-02DLQHEIPh.jpg Mantan terororis, Khorul Ghazali (Foto : Wahyu/Okezone)

MEDAN โ€“ IAH (18), tersangka teror bom dan penyerangan di Gereja Katolik Stasi St Yosep, Jalan Dr Mansur, Medan, pada Minggu 28 Agustus 2016, seharusnya tidak dipenjara. Ia justru harus direhabilitasi untuk menghilangkan paham radikal yang mulai tertanam di dirinya.

Pendapat itu disampaikan mantan narapidana terorisme yang terlibat pada kasus perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 2010, Khairul Ghazali (50).

ย โ€œDia (IAH) harusnya tidak dipenjara. Dia malah harus direhabilitasi. Apalagi dia masih anak-anak. Dia bukan seorang yang teridiologi, ahli doktrin, ustadz, atau ulama. Dia cuma pelaku di lapangan yang sudah dicuci otaknya. Dia masih bisa disadarkan dan dikembalikan ke jalan yang benar,โ€ jelas Khairul, Kamis (1/9/2016).

Khairul pun mengaku, IAH bukan satu-satunya anak yang sudah terpengaruhi paham radikal.

โ€œMasih banyak korban lain seperti IAH ini. Jangan sampai hukuman yang diberikan kepadanya justru menjadi pemicu bagi korban-korban lain untuk melakukan aksi lanjutan,โ€ tandasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini