Fenomena Gerhana Matahari Cincin Dijadikan Ajang Selfie

Prabowo, Okezone · Jum'at 02 September 2016 00:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 01 510 1479164 antusias-warga-saksikan-gerhana-matahari-cincin-di-candi-ijo-jpqSmr73uP.jpg Antusias Warga Saksikan Gerhana Matahari Cincin di Candi Ijo (Foto: Prabowo)


YOGYAKARTA - Meski hanya sebentar, fenomena alam gerhana matahari cincin bisa disaksikan masyarakat Yogyakarta. Antusias warga melihat fenomena alam itu cukup tinggi.

Mereka harus mencari tempat yang tinggi karena gerhana matahari cincin itu terjadi bersaman dengan terbenamnya matahari, sekira pukul 17.26 WIB hingga pukul 17.36 WIB.

Kompleks cagar budaya peninggalan sejarah Candi Ijo menjadi tempat favorit untuk melihat. Kawasan perbukitan itu berada di Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman.

"Enggak kelihatan, mungkin kalau pakai teleskop bisa terlihat," kata Faturahman Ilyas, mahasiswa asal Bojonegoro, Jatim saat berkunjung ke Candi Ijo bersama beberapa rekan-rekannya, Kamis (1/9/2016).

Pria yang kos di Papringan, Depok, Sleman itu sengaja datang untuk melihat fenomena tersebut. Meski tak mengenakan peralatan khusus, kedatangannya membawa kamera untuk mengambil gambar fotografi di kawasan Candi Ijo.

"Kebetulan suka foto-foto juga, jadi sekalian saja main ke sini bawa kamera. Cuaca juga cukup bagus, sehingga hasil foto matahari terbenam dari Candi Ijo lumayan buat dipasang ke Facebook," katanya.

Para pengunjung lain terlihat asyik bergaya di depan kamera yang dibawanya. Selain berfoto selfie, tak sedikit mereka mengenakan tongsis untuk memfoto dirinya. Setelah berfoto-foto, para pengunjung tak boleh berlama-lama di kawasan tersebut. Sebab, kunjungan wisata ditutup pada pukul 18.00 WIB.

"Kita tutup kunjungan pukul 18.00 WIB, kita beri waktu sejenak lah kalau masih ada yang diatas supaya turun karena sudah habis waktu kunjungan," kata Kartiman, petugas jaga dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

Menurutnya, kunjungan wisata sore ini cukup banyak dibanding hari-hari biasa (Senin-Jum'at). Namun, kunjungan lebih banyak lagi jika hari libur.

"Masih banyak kalau liburan, pinggir jalan jadi lokasi parkir yang dikelola karang taruna warga sini," tandasnya.

Setiap pengunjung tidak dipungut biaya masuk area Candi Ijo. Mereka hanya menulis daftar kunjungan di meja pintu masuk. Pengunjunga hanya mengeluarkan biaya parkir kendaraan yang dikelola masyarakat setempat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini