Dari Pengangguran hingga Mahasiswi Ada di Daftar PSK Jaringan 'Bandung Agency'

CDB Yudistira, Okezone · Kamis 01 September 2016 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 01 525 1478710 dari-pengangguran-hingga-mahasiswi-ada-di-daftar-psk-jaringan-bandung-agency-0ZD5xBvf81.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Jaringan prostitusi online yang menamakan dirinya Bandung Agency berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian. Untuk memberikan pelayanan kepada pelanggannya, pengelola menyediakan banyak wanita dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswi hingga sales promotion girl (SPG).

"‎Profesinya macam-macam ada mahasiswi, tidak ada perkerjaan, ada juga SPG," kata Wadirkrimsus Polda Jabar, AKBP Diki Budiman Diki‎ saat ditemui di Mapolda Jabar, ‎ Bandung, Kamis (1/9/2016).

Diki mengatakan, usia para pekerja seks komersial (PSK) ini beragam, mulai dari umur 19 tahun hingga 25 tahun.

Dalam setiap transaksinya, kedua mucikari, NNU (25) dan MIR (21) menjajakan para PSK melalui media sosial twitter. Para PSK mendapatkan 70 persen dari harga yang disetujui dengan pelanggan.

"‎Ada pun yang didapat dari transaksi itu, pemilik Bandung Agency atau tersangka ini mendapatkan 30 persen," ujar Diki.

Sementara, untuk mendapatkan pelayanan dari para PSK tersebut, Bandung Agency memasang tarif Rp1,5 hingga Rp5 juta rupiah, untuk paket short time, dan Rp7-Rp8 Juta untuk full day atau long time.

Jaringan Bandung Agency ini s‎udah setahun melakukan bisnis esek-esek ini. Dalam pengungkapan ini, lanjut Diki, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, enam unit telefon genggam, beberapa buku tabungan, ATM, kondom dan alat bantu seks.

Atas ‎perbuatan kedua pelaku, diganjar pasal berlapis terdiri Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 yat 1 UU Nomor 11/2008 tentang ITE, Pasal 4 ayat 2 huruf d jo Pasal 30 UU RI No.44/2008 tentang Pornografi, dan Pasal 296 KUHPidana dan Pasal 206 KUHPidana, dengan ancaman penjara diatas lima tahun bui.‎‎

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini