Image

Meski Jadi Bahan Uji Coba, Astra Honda Belum Tentu Jual Skuter Listrik EV Neo

Pius Mali, Jurnalis · Jum'at, 2 September 2016 - 18:17 WIB
Honda EV Neo yang dipakai dalam uji coba perilaku berkendara dengan sepeda motor listrik oleh Kemenhub (Mali/Okezone) Honda EV Neo yang dipakai dalam uji coba perilaku berkendara dengan sepeda motor listrik oleh Kemenhub (Mali/Okezone)

JAKARTA - Dua unit skuter listrik EV Neo disediakan PT Astra Honda Motor (AHM) untuk uji coba perliaku berkendara sepeda motor listrik yang dilakukan Kementerian Perhubungan.

Direktur Marketing AHM Margono Tanuwijaya mengatakan, pemilihan skuter listrik EV Neo untuk uji coba karena skuter itu sudah dijual di beberapa negara dan dianggap sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia.

"Ini di luar negeri sudah dijual. Nah kami coba ini (EV Neo) yang kami rasa dari sisi harga dan lain-lain cukup affordable di sini. Ini kan masih taraf menyurvei perilaku konsumen. Mungkin produknya bukan ini kalau kita sudah jual di sini. Ini sebagai masukan bagaimana (nanti) saat sudah jualan di sini," ujar Margono di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016).

Ia menambahkan, kehadiran EV Neo berhasil membuat orang penasaran. Saat AHM membawa skuter mungil itu banyak yang bertanya soal rencana penjualannya di Indonesia.

"Misalnya begini, tadi ada pertanyaan cc, (motor) ini setara dengan 50 cc. Kalau dipakai di Indonesia, ini sebenarnya cocok apakah tidak. Terus buat boncengan bagaimana. Karena bangkunya satu doang. Jawabannya, kalau untuk boncengan mungkin akan menjadi tidak nyaman (karena kecil)," jelasnya.

Hasil uji coba perilaku berkendara ini akan menjadi masukan bagi AHM sebelum menjual motor listrik di Indonesia.

"Nanti data dan survei akan jadi feedback. Oh ternyata di sini banyaknya pakai motor berboncengan, jadi enggak bisa (EV Neo) yang hanya satu jok-nya. Seperti itu," tutup dia.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming