nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Binus Ciptakan Inovasi Rumah Hemat Energi

Afriani Susanti , Jurnalis · Jum'at 02 September 2016 13:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 02 65 1479548 mahasiswa-binus-ciptakan-inovasi-rumah-hemat-energi-YczdKheY5l.jpg (Foto: Afriani Susanti/Okezone)

JAKARTA - Seiring berjalannya waktu energi yang ada di bumi akan terus menipis, untuk itulah kita harus bisa menciptakan sebuah inovasi yang bisa menghemat penggunaan energi khususnya di dalam rumah. Seperti inovasi yang diciptakan oleh mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus), yang membuat Building Control System.

Ini merupakan inovasi yang membuat rumah kita bisa mengendalikan energi yang bisa dipasang di rumah. Bahkan bisa dikendalikan melalui smartphone. Ini adalah alat yang mampu melakukan kontrol untuk mengatur suhu ruangan, lampu, pompa air, sampai peralatan elektronik yang berada maupun di gedung.

Mahasiswa yang berhasil menciptakan inovasi ini adalah Fendy Halim, Achmand Ardiansyah dan Hok Kim, mereka juga dibimbing oleh seorang dosen yaitu Wiedjaja Atmadja. "Ini kita prosesnya selama enam bulan, benar-benar dari nol," ujar Dosen pembimbing tersebut di Kampus Binus Syahdan, Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Karya ini sendiri saat ini sedang dalam proses dikomersilkan oleh Camarro,inc. "Prototype ini sudah dilakukan. Untuk dikomersilkan ini tergantung pada permodalan," ujar Founder dan CEO, Camarro,inc, Ricky.

Proses penciptaan inovasi ini juga diawali dengan sistem yang dimiliki oleh Binus yakni 3+1, yaitu selama tiga tahun mahasiswa menjalai perkuliahan di kelas. Sementara selama satu tahun mahasiswa diwajibkan untuk menjalani magang di sebuah perusahaan.

"Jadi awalnya ini memang dari magang, di perusahaan kami itu mereka sampai membongkar panel-panel dan urutan listrik satu gedung, benar-benar dilakukan," ujar Ricky.

Ricky menambahkan dengan adanya adanya sistem 3+1 ini, maka bisa menjembatani mahasiswa yang ingin membuat skripsi. Namun bukan hanya menulis tapi menciptakan sebuah penelitian yang bisa digunakan ke masyarakat.

"Ini jadi ditawarkan untuk mahasiswa yang memang membuat skripsi," tambahnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini