Image

Sepeda Motor Listrik Dinilai Belum Cocok untuk Indonesia Saat Ini

Anton Suhartono, Jurnalis · Sabtu 10 September 2016, 17:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 10 15 1486461 sepeda-motor-listrik-dinilai-belum-cocok-untuk-indonesia-saat-ini-gEsrxSkdP3.jpg Yamaha E-Vino (Responsejp)

JAKARTA - Tren penggunaan tenaga listrik untuk kendaraan sudah menjalar ke roda dua. Di Indonesia, sepeda motor listrik sedang dikembangkan oleh beberapa perusahaan, bahkan sudah ada yang menjualnya.

Garansindo Inter Global bekerja sama dengan tiga kampus, yakni ITS, UNS, dan UGM, mengembangkan skuter listrik GESITS. PT Astra Honda Motor (AHM) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kini tengah melakukan uji perilaku penggunaan sepeda motor listrik menggunakan model EV Neo.

Lalu, bagaimana dengan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selaku salah satu pemain roda dua besar di Indonesia?

Executive Vice President Director and Chief Operating Officer (COO) PT YIMM Dynosius Beti menilai, saat ini penggunaan sepeda motor listrik belum cocok di Indonesia. Ia menyoroti kemampuan baterai dalam meningkatkan daya jelajah sepeda motor.

"Nanti motor berangkat dari rumah cuma sampai ke kantor, tapi pulangnya repot. Sedangkan baterai itu kan besar. Baterai cadangannya saja beratnya bisa sampai 60 kilogram. Kan susah juga untuk dibawa kemana-mana. Selain itu, tempat untuk menampung baterai juga butuh space besar, sedangkan motornya sendiri cuma segitu besarnya," terang Dyon, kemarin.

Permasalahan lain, lanjut dia, adalah infrastruktur dan kondisi jalan di Indonesia. Jalanan yang masih kerap banjir di musim hujan merupakan penghalang bagi sepeda motor listrik. Hal ini akan berpengaruh ke baterai dan keselamatan pengendara karena tegangannya cukup besar.

"Nanti kalau motornya terendam bisa membahayakan juga. Makanya menurut kami belum saatnya untuk motor listrik di Indonesia," ungkapnya.

Meski begitu, lanjut Dyon, bukan berarti pihaknya tidak mempersiapkan motor listrik. Yamaha sudah memasarkan kendaraan ramah lingkungan ini di beberapa negara. Di ajang Tokyo Motor Show 2015, Yamaha juga memperkenalkan dua motor listrik konsep.

Sehingga, begitu pihaknya menilai saatnya sdah tepat, paling tidak produk yang dijual di negara lain itu bisa diadaptasikan untuk pasar Indonesia.

"Di Taiwan, Yamaha sudah memasarkan E-Vino dan kemarin di motor show juga sudah ada. Tapi itu tadi, kelihatannya infrastrukturnya masih susah untuk saat ini," pungkasnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini