nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sukses Kuliah di Inggris ala Vidi Aldiano

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis · Minggu 11 September 2016 12:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 09 10 65 1486595 sukses-kuliah-di-inggris-ala-vidi-aldiano-SEGA1vdcw7.jpg Vidi Aldiano. (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Inggris memiliki magnet tersendiri bagi pelajar di seluruh dunia. Negara ini memiliki puluhan kampus berkelas dunia dengan sistem pendidikan yang mumpuni. Tak heran, saat ini lebih dari 400 ribu pelajar internasional kuliah di Inggris, baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana.

Kelebihan Inggris sebagai negara tujuan studi turut memikat penyanyi Tanah Air, Vidi Aldiano. Bahkan, pelantun lagu ‘Status Palsu’ ini meraih gelar master di University of Manchester dengan predikat cum laude. Ditemui secara khusus, cowok kelahiran 29 Maret 1990 ini pun membeberkan rahasia sukses kuliah di Inggris.

"Kuliah di Inggris, selain harus hidup mandiri juga harus bisa belajar mandiri. Kita enggak bisa bergantung sama orang lain, walaupun di sana juga ada group project," tuturnya saat berada di Kantor Redaksi Okezone, Jakarta, belum lama ini.

Selain belajar mandiri, selama menyelesaikan S-2, Vidi juga rajin mencari tutor hingga menemui para alumni kampus. Beruntung, kampusnya memiliki komunitas yang kuat sehingga mudah mencari informasi yang dibutuhkan.

"Untungnya komunitas kampus di Manchester kuat, jadi bisa ngobrol lewat media sosial juga. Terus tutor itu juga bantu banget. Selain itu kebetulan di kelas lumayan banyak mahasiswa dari Indonesia jadi kadang-kadang kita bisa belajar bareng," ungkapnya.

Kakak dari Vadi Akbar ini menuturkan, memilih kuliah di Inggris bukan berarti kualitas pendidikan dalam negeri kurang baik. Lebih dari itu, Vidi merasa bahwa kuliah di luar negeri bukan sekadar mengejar akademis, tetapi juga membangun jaringan.

"Kuliah di luar negeri itu bikin pola pikir kita lebih efektif dan efisien, juga untuk membangun network. Dan masalah pendidikan baik di dalam atau luar negeri itu subjektif. Lagi-lagi tergantung orangnya, kalau dia kuliah di kampus nomor satu tapi enggak serius ya sama saja," tandasnya. (ira)

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini