Dari Puisi Jadi Lagu Nasional AS 'Star-Spangled Banner'

Silviana Dharma, Okezone · Selasa 13 September 2016 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 13 18 1487761 dari-puisi-jadi-lagu-nasional-as-star-spangled-banner-FKnBw0lOIM.jpg Cikal bakal lagu kebangsaan AS. (Foto: dok. Institusi Smithsonian)

LEBIH dari dua abad yang lalu tepat hari ini, seorang pengacara yang puitis menyaksikan sebuah peristiwa yang mengubah sejarah Amerika Serikat. Francis Scott Key saat itu berusia 35 tahun. Setelah temannya, Dokter William Beanes dipenjarakan oleh koloni Inggris, dia bermaksud pindah dari kota kelahirannya di Maryland ke Baltimore untuk menegosiasikan pembebasannya.

Upayanya berhasil, keduanya lantas pergi menuju tempat kapal mereka tertambat di Pelabuhan McHenry. Nahas, kepergian mereka tertahan. Pasukan Inggris tidak mengizinkan pelayaran apapun sampai mereka berhasil meleburkan pelabuhan tersebut.

Roket-roket ditembakkan. Key menyaksikan kampanye serangan udara itu dengan mata kepalanya sendiri. Posisinya sekira 12,8 kilometer jauhnya dari pelabuhan saat itu.

Sehari setelah penggempuran gila-gilaan itu, Inggris Raya mengibarkan bendera putih. Mereka tak berhasil meluluhlantakan pelabuhan tersebut. Berdiri dari atas kapalnya yang tertahan, Key merasa tenang ketika dia melihat bendera Amerika Serikat masih berdiri tegak dan berkibar di atas Pelabuhan McHenry.

Pemandangan ini segera dituangkannya dalam larik-larik puisi panjang. Di mana keesokan harinya, karya intelektual Key telah terpampang di koran nasional. Demikian yang dihimpun Okezone dari History, Selasa (13/9/2016).

“And the rocket’s red glare, the bombs bursting in air,
Gave proof through the night that our flag was still there,
O say does that star-spangled banner yet wave
O’er the land of the free and the home of the brave?”

(Dan semburat merah roket menyala-nyala, bom meletus di udara,
Membuktikan malam berlalu bendera kita masih di sana,
Oh katakan apakah spanduk bintang berkelap-kelip itu masih berkibar
Atas tanah yang bebas dan rumah dari pemberani?”)

Demikian sepenggal bait dari puisi Key yang sejak 1931 dinobatkan menjadi lagu nasional Amerika Serikat. Dari sekadar puisi yang menggugah, berjudul ‘The Defence of Fort McHenry’, lama kelamaan diadaptasi menjadi sebuah lagu berjudul 'The Star-Spangled Banner'.

Lantunan musik populer Inggris, 'To Anacreon in Heaven’ karangan Komposer John Stafford Smith kemudian sering dipakai menjadi pengiringnya. Pada 1916, Presiden Woodrow Wilson mengumumkan lagu tersebut layak dimainkan dalam acara-acara resmi. Akhirnya, pada 3 Maret 1931, puisi itu didaulat menjadi lagu kebangsaan Negeri Paman Sam.

Singkat cerita tentang Francis Scott Key, dia lahir di Terra Rubra, Maryland pada 1 Agustus 1779. Dia menjadi pengacara sukses di tanah kelahirannya dan di Washington DC lalu diakui kiprahnya sebagai Jaksa Agung AS untuk District of Columbia (DC).

Image result for Fort McHenry 1814

Pada 18 Juni 1812, Amerika Serikat mendeklarasikan perang pada Britania Raya. Perseteruan ini berlanjut hingga Agustus 1814. Pasukan Inggris menginvasi Washington DC dan membakar Gedung Putih, Gedung Kongres dan Library of Congress. Target mereka selanjutnya adalah Baltimore, pada saat bersamaan Key sedang berada di sana.

Akhir cerita, Key meninggal pada 11 Januari 1843 akibat radang selaput dada. Namun kontribusinya terus dikenang, dikumandangkan dengan penuh khidmat. Sementara itu, bendera AS yang berkibar pada 1814 di Pelabuhan McHenry sudah dirumahkan di Museum Sejarah Amerika Serikat milik Institusi Smithsonian di Washington DC.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini