Image

Sepekan Diobservasi, Tersangka Penghina Nabi Dipulangkan dari RSJ

Mustholih, Jurnalis · Rabu 14 September 2016 17:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 09 14 512 1489228 sepekan-diobservasi-tersangka-penghina-nabi-dipulangkan-dari-rsj-vBCNG2IJZ1.jpg Buku karangan Ahmad Fauzi (foto Twitter)

SEMARANG - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dokter Aminogondohutomo, Semarang, membolehkan penulis buku 'Tragedi Incest Adam dan Hawa & Nabi Krimial', Ahmad Fauzi, pulang ke rumah setelah menjalani observasi medis selama sepekan.

Sahabat dekat Ahmad Fauzi, Yunanto Adi, menuturkan temannya itu keluar dari rumah sakit sekira pukul 13.00 WIB tadi. Ahmad Fauzi telah dilaporkan ke polisi atas tuduhan menghina nabi.

"Penyidik Polda Jawa Tengah yang mengurus administrasinya. Untuk diagnosa Ahmad Fauzi, kita dan pihak keluarga masih menunggu," kata Yunanto di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/9/2016).

Setelah Ahmad Fauzi keluar, penyidik Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan mengirim hasil diagnosanya ke keluarga temannya tersebut. Menurut Yunanto, diagnosa dari RSJ Aminogondohutomo akan menjadi dasar polisi menentukan proses hukum terhadap Ahmad Fauzi ke depan.

"Kalau positif, perkara itu apakah dilanjutkan ke pengadilan atau tidak. Penyidik yang jelas akan mengirim hasil diagnosa ke Kejaksaan Tinggi Jateng. Sejauh ini, masih menunggu proses analisa kejaksaan apakah lanjut ke hukum atau tidak," terang Yunanto.

Sementara Wakil Direktur RSJ Aminogondohutomo, Dokter Sri Mulyani, menyatakan rekam medis Ahmad Fauzi bersifat rahasia dan tidak disa dibuka ke publik.

"Mohon maaf dengan sangat terpaksa dan menjaga confidensial pasiennya, maka kami tidak bisa mengungkap hasilnya ke media massa," ujar Sri Mulyani.

Ahmad Fauzi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Jawa Tengah sehubungan dengan tulisan-tulisannya yang memicu umat Islam marah karena terkesan menghina Nabi Muhammad. Ahmad Fauzi dalam bukunya, antara lain, menyatakan Nabi Muhammad saat menerima wahyu Tuhan dalam kondisi kesurupan.

Saat diperiksa Kepolisian, Ahmad Fauzi sempat mengaku pernah menderita penyakit skizofrenia. Untuk memastikan kebenaran pengakuan Ahmad Fauzi tersebut, Polda Jateng membawanya ke RSJ Aminogondohutomo untuk dilakukan observasi guna mendapat visum et repertum dari Dokter.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini