nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria AS Dibui karena Promosikan Wisata Seks di Kosta Rika

Silviana Dharma, Jurnalis · Minggu 18 September 2016 18:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 09 18 18 1492329 pria-as-dibui-karena-promosikan-wisata-seks-di-kosta-rika-uZKBmSXRu8.jpg David Strecker. (Foto: Vice)

SAN JOSE – David Strecker gagal pulang ke negaranya di Minnesota, Amerika Serikat lantaran pengalaman rekreasi yang dia unggah di laman blog pribadinya. Pelancong berusia 66 tahun itu juga akan menjadi tahanan pertama Pemerintah Kosta Rika terkait hukum yang baru dibuat setahun lalu.

Sesuai undang-undang perdagangan manusia pada 2013 di Kosta Rika, setiap orang dilarang menggunakan media apapun untuk mempromosikan negara tersebut sebagai destinasi wisata seks. Sebab hal ini dikhawatirkan akan memicu eksploitasi seksual dan mendukung prostitusi terhadap seseorang tanpa batas gender dan usia.

“Tepatnya, negara ini berkewajiban melindungi citranya sebagai destinasi wisata. Tapi ini bukan soal pencitraan saja. Dalam banyak kasus, organisasi kejahatan atau sindikat perdagangan orang terhubung dengan industri prostitusi,” jelas Mantan Menteri Kehakiman Kosta Rika, Fernando Ferraro selaku pendukung utama aturan tersebut. Demikian seperti disunting dari Vice, Minggu (18/9/2016).

Kini, dari dalam penjara, blogger yang dikenal dengan nama Cuba Dave itu tengah berjuang untuk membebaskan dirinya dari jeratan jeruji besi. Apalagi mengingat dia menjadi tahanan paling kesepian karena belum ada yang pernah dijerat hukum itu selain dirinya.

Jaksa penuntut umum berharap Strecker dapat ditahan selama 12 tahun karena dia punya tiga media sekaligus untuk mengajak orang berwisata seks ke Kosta Rika. Selain di situs CubaDave.com, pria ini diketahui juga aktif di Facebook dan Youtube.

Pengacara Strecker, Luis Diego Chacon yakin kasus ini akan mereda dengan sendirinya pada November. Sebab, hukum yang dibuat pemerintah Kosta Rika lebih untuk melawan sindikat perdagangan orang bukan seorang blogger.

Strecker sendiri mengakui memang tergila-gila dengan industri prostitusi. Dia sudah bolak-balik ke Kosta Rika sebanyak 40 kali dan menuliskan semua aktivitasnya selama mengunjungi bar-bar, kelab malam dan hotel yang menawarkan layanan seksual. Utamanya, semua lokasi itu berada di San Jose yang dikenal sebagai kawasan ‘Gringo Gulch’.

“Setelah berpuluh-puluh tahun (pengalaman), saya menyadari ini semua tidak nyata. Ini semua hanya khayalan. Ini (sekadar) hiburan. Seorang pria 60 tahun tidur dengan perempuan 20 tahun dan dibuat percaya bahwa mereka tergila-gila padanya. Jadi sebagian besar cerita dan video ini ditujukan untuk menjelaskan semua itu,” tuturnya.

Pada dasarnya, prostitusi bersifat legal di Kosta Rika. Namun mucikari dan bisnis seks tidak diperbolehkan. Pemerintah juga ingin memastikan bahwa mereka tidak menjadi serupa dengan Thailand.

Dalam pembelaannya, Strecker bersikeras postingan-postingannya tidak dimaksudkan untuk mengajak orang-orang menjadi pelancong wisata seks seperti dirinya. Situs itu hanya sebuah travel blog untuk memberikan saran kepada wisatawan lain yang punya hobi sama. Ia melihat penangkapannya ini hanya dijadikan contoh oleh pemerintah setempat agar tidak ada yang coba-coba lagi.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini