Barang Bukti yang Ditemukan Polisi Usai Tembak Mati Anggota Santoso

ant, · Senin 19 September 2016 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 19 340 1492909 barang-bukti-yang-ditemukan-polisi-usai-tembak-mati-anggota-santoso-W2QXwXqY88.jpg ilustrasi (Foto: Antara)

POSO - Tim Satgas Operasi Tinombala menembak mati seorang anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan mendiang Santoso di perkebunan Tombua, Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Senin (19/9/2016). Pria yang termasuk dalam DPO itu tewas seketika setelah peluru menerjang kepalanya.

Korban diduga bernama Sabron. Ia sempat lolos saat Tim Satgas Operasi Tinombala menangkap Basri alias Bagong dan istrinya Nurmi Usman alias Oma pada Rabu 14 September lalu.

Beberapa barang bukti yang diamankan petugas dari tubuh korban antara lain dua granat lontong/pipa, dua bilah parang, satu tas punggung terbuat dari karung plastik dan satu sleeping bed berwarna oranye.

Sekitar pukul 11.30 Wita, jenazah dievakuasi ke Dusun Gantinadi kemudian dipindahkan ke kantong mayat, selanjutnya dievakuasi ke mobil ambulans milik Polda Sulteng untuk di bawa ke Polsek Poso Pesisir Selatan.

Pada pukul 12.50 Wita, jenazah tiba di Polsek Poso Pesisir Selatan, dilanjutkan pemeriksaan singkat oleh Tim Inafis Polri di atas mobil ambulans lalu diberangkatkan ke Palumenuju RS Bhayangkara.

Humas Polda Sulteng membenarkan adanya kontak tembak tersebut namun belum bersedia memberikan penjelasan rinci karena Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi akan memberikan penjelasan resmi, Senin petang nanti.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini