nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM China Tagih Komitmen Denuklirisasi Semenanjung Korea

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 22 September 2016 03:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 22 18 1495479 pm-china-tagih-komitmen-denuklirisasi-semenanjung-korea-hmicztktkb.jpg Perdana Menteri China Li Keqiang menagih komitmen denuklirisasi Semenanjung Korea (Foto: Mike Segar/Reuters)

NEW YORK – Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang, mendesak semua negara untuk tetap berpegang teguh pada komitmen denuklirisasi di Semenanjung Korea. Hal itu penting dilakukan sambil mencari solusi mengenai program nuklir Korea Utara (Korut) lewat jalur negosiasi.

Permintaan tersebut disampaikan pria berusia 61 tahun itu dalam pidato di hadapan peserta Sidang Tahunan Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, China bersama AS telah melakukan diskusi untuk menentukan sanksi terbaru bagi Korut.

“Kita harus tetap berkomitmen pada denuklirisasi di Semenanjung Korea. Kita juga harus mementingkan konsultasi serta dialog untuk mencari solusi, sebagaimana halnya mempertahankan rezim nonproliferasi nuklir internasional,” ujar Li, seperti diberitakan Reuters, Kamis (22/9/2016).

China adalah tetangga sekaligus sekutu utama Korut. Namun, Beijing berkali-kali menyatakan kemarahan mereka atas aksi Pyongyang dengan program nuklirnya. Negeri Tirai Bambu bahkan mendukung diterapkannya sanksi PBB.

Negeri Panda bersama Negeri Paman Sam menargetkan Liaoning Hongxiang Industrial sebagai target penegakan hukum terkait program nuklir Korut. AS meyakini perusahaan tersebut memiliki andil dalam membantu program nuklir Korut. Kementerian Luar Negeri China mengatakan, Grup Liaoning Hongxiang tengah dalam penyelidikan sesuai resolusi 2270 PBB yang dijatuhkan pada Maret 2016.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini