nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadiri Sidang Vonis, Orangtua Yuyun Dikawal Petugas Kepolisian

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 29 September 2016 07:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 29 340 1501465 hadiri-sidang-vonis-orangtua-yuyun-dikawal-petugas-kepolisian-gIpNIOxc1U.jpg Pengadilan Negeri Curup tempat berlangsung sidang kasus Yuyun. Foto Demon Fajri/Okezone

BENGKULU – Orangtua Yuyun (15) meminta meminta pengamanan dari aparat kepolisian saat menghadiri sidang putusan atau vonis terhadap lima terdakwa dewasa dan satu terdakwa di bawah umur pemerkosa Yuyun (15) di Pengadilan Negeri (PN) Klas IB, Curup, Rejang Lebong

''Kita meminta pengawalan aparat kepolisian. Kita khawatir saja, makanya meminta pengawalan,'' kata Pendamping keluarga almarhumah Yuyun dari Harapan Perempuan, Women's Crisis Center (WCC), Rejang Lebong, Mardiani kepada okezone, Kamis (29/9/2016).

Mardiani menyampaikan, orangtua Yuyun berharap kelima terdakwa dihukum sesuai dengan sidang tuntutan atau dihukum mati.

''Orangtua Yuyun mau melihat sidang vonis secara langsung. Beliau mau tahu berapa vonis yang dijatuhkan kepada lima terdakwa dewasa dan satu terdakwa anak,'' lanjut dia.

ebagaimana diketahui, dalam sidang tuntutan lima terdakwa pemerkosa Yuyun, pada tuntutan, Kamis 8 September 2016, di PN Curup, Zainal alias Bos, satu dari lima terdakwa dewasa pemerkosa Yuyun (14) dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Curup, dengan hukuman mati.

Sementara empat terdakwa lainnya, Tomi Wijaya alias Tomi, Mas Bobi alias Bobi, M Suket dan Faizal Eldo Syaisah dituntut hukuman 20 tahun kurungan. Kelima terdakwa itu dikenakan Pasal 340 KUHP, juga Pasal 80 Ayat (3) dan Pasal 81 Ayat (1) junto Pasal 76 huruf d UU Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak.

Saat sidang pledoi pada Kamis, 15 September 2016, empat dari lima terdakwa pemerkosa Yuyun (14) meminta dihukum mati kepada majelis hakim yang diketuai oleh Heny Faridha, hakim anggota Hendry Sumardi dan hakim anggota Fakhrudin. Permintaan itu langsung disampaikan empat terdakwa, yakni Tomi Wijaya alias Tomi, Mas Bobi alias Bobi, M Suket dan Faizal Eldo Syaisah.

Diketahui, permintaan hukuman mati itu merupakan aksi spontan empat terdakwa, saat sidang pledoi berlangsung, mengingat satu dari lima terdakwa dewasa, Zainal alias 'Bos' yang dituntut majelis hakim dengan hukuman mati.

Kemudian, tedakwa dibawah umur yang berinisial JA (13) dijatuhkan tindakan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Curup, Rejang Lebong, berupa perawatan di Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP), Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

JA dijatuhkan tindakan selama 1 tahun, untuk menjalani rehabilitasi sosial, yang mana jatuhan tindakan itu diberikan dalam sidang beragenda tuntutan, yang dipimpin oleh Heny Faridha selaku Ketua Majelis Hakim Hendry Sumardi dan Fakhrudin.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini