nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketika Hakim Menangis di Sidang Pemerkosaan Yuyun

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 29 September 2016 16:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 29 340 1501949 ketika-hakim-menangis-di-sidang-pemerkosaan-yuyun-j3LUQ7mqMl.jpg Terdakwa pemerkosa Yuyun berinisial Ja (13) disidang di PN Curup (Demon/Okezone)

BENGKULU – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Curup memvonis remaja berinisial Ja (13) dengan hukuman wajib menjalani rehabilitasi sosial selama setahun, karena terbukti terlibat dalam pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun.

Hukuman Ja berbeda dengan lima terdakwa lain yang satu di antaranya dihukum mati dan empat lainnya divonis masing-masing 20 tahun.

Saat membacakan amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Heny Faridha sempat meneteskan air mata, sehingga sidang pun terhenti beberapa menit. Ruangan seketika hening. Setelah menghapus air mata, Heny melanjutkan sidang terbuka untuk umum di PN Curup, Kamis (29/9/2016).

Majelis memutuskan, Ja bersalah dan wajib menjalani hukuman perawatan sosial selama setahun di Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP), Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Ia juga disuruh membayar biaya perkara Rp2.000.

Ja dinyatakan terbukti melanggar Pasal 80 Ayat (3) dan Pasal 81 Ayat (1) junto Pasal 76 huruf d UU Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak jo pasal 55 KUHP jo pasal 66 KUHP.

Kuasa hukum terdakwa, M Gunawan, masih piker-pikir untuk menerima putusan atau banding. ''Kita pikir-pikir dulu dalam satu minggu,'' ujarnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini