nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vonis Mati Pemerkosa Yuyun Diharapkan Lahirkan Efek Jera

Putera Negara, Jurnalis · Jum'at 30 September 2016 07:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 09 30 337 1502427 vonis-mati-pemerkosa-yuyun-diharapkan-lahirkan-efek-jera-RjLLZo0TzD.jpg Ilustrasi

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi putusan vonis hakim Pengadilan Negeri Curup yang menjatuhkan hukuman mati ke salah satu pemerkosa dan pembunuh Yuyun. Empat terdakwa divonis penjara selama 20 tahun.

"KPAI apresiasi atas vonis mati yang dijatuhkan hakim kepada pelaku kejahatan seksual terhadap anak Y (14) di Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu, Kamis (29/9/2016). Sementara empat pelaku dewasa lainnya divonis hukuman 20 tahun penjara," kata Ketua KPAI, Asrorun Niam Sholeh kepada Okezone, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Dia menuturkan, vonis ini memberikan kepastian hukum perlindungan terhadap anak dan menjamin rasa keadilan masyarakat, terutama untuk keluarga korban kejahatan.

"Vonis mati ini diharapkan dapat melahirkan efek jera agar tidak ada yang berani lakukan kejahatan serupa sehingga berkontribusi mengurangi tindak kejahatan seksual terhadap anak dan terwujud tertib sosial dan tertib hukum untuk pemastian perlindungan anak," paparnya.

Baginya, putusan ini sebagai bentuk manifestasi dari komitmen negara untuk memberantas kejahatan seksual yang menimpa anak.

Selain itu, ia melanjutkan, putusan ini juga bisa dimaknai sebagai wujud penegasan bahwa kejahatan seksual terhadap anak adalah kejahatan yang luar biasa. Jadi, dibutuhkan penanganan luar biasa dalam penegakan hukum kasus kejahatan seksual terhadap anak.

Asrorun berharap untuk lebih memberikan efek jera pada pelaku kekeran seksual kepada anak, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus segera mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"DPR harus memiliki komitmen yang sama dengan segera mengesahkan Perppu 1/2016 menjadi UU," tutupnya.

Sekadar diketahui, pelaku bernama Zainal alias Bos terbukti memperkosa serta membunuh Yuyun. Empat terdakwa lainnya, yaitu Tomi Wijaya, Mas Bobi, M Suket, dan Faizal Eldo Syaisah divonis 20 tahun penjara dengan denda Rp2 miliar.

Selain itu, tujuh orang lainnya masing-masing divonis 10 tahun penjara dan hukuman tambahan mengikuti pelatihan kerja lantaran masih di bawah umur.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini