Image

Oknum TNI Ngamuk di Diler, Komputer Dibanting dan Motor Diinjak-injak

Narjo Usman, Jurnalis · Selasa, 4 Oktober 2016 - 11:54 WIB
foto: Narjo Usman/Okezone foto: Narjo Usman/Okezone

TERNATE - Sertu Abdul Djabar Ollon, oknum TNI-AD yang sehari-hari bertugas sebagai Provost di Korem 152 Babullah Ternate, sekira pukul 10.30 WIT mengamuk dan merusakan sejumlah komputer dan kendaraan roda dua milik diler PT Nusantara Sakti Ternate, Maluku Utara.

Karyawan PT Nusantara Surya Sakti Ternate, Abi, menuturkan oknum anggota TNI berseragam lengkap tersebut awalnya datang dan menemui dua karyawan untuk membicarakan terkait kredit pinjamannya. Entah hasil pembicaraan seperti apa, dirinya emosi dan langsung merusak sejumlah komputer di depannya.

"Dia (oknum TNI) temui pak Heru di bagian pengurusan BPKB dan STNK, selanjutnya ke marketing kami bernama Anti, entah kenapa dia langsung mengamuk dan merusaki komputer dan sejumlah sepeda motor," kata Abi saat ditemui di kantornya di Ternate, Selasa (4/10/2016).

Menurutnya, enam unit monitor komputer dan satu printer yang ada di dekatnya, diangkat kemudian dibanting ke lantai sehingga rusak serta berantakan. "Selain banting ada yang dia tendang dan dorong sehingga jatuh ke lantai," ujarnya.

Usai merusaki komputer, pelaku menuju sejumlah sepeda motor yang dipajang di showroom, kemudian menendang kendaraan itu hingga roboh ke lantai. Tidak sampai disitu saja, lanjut Abi, dengan suara yang keras pelaku juga menginjak-injak bodi sepeda motor yang sudah roboh tersebut.

"Jadi setelah merusak monitor komputer dan printer, dia kemudian menendang empat sepeda motor ini dan roboh," tegas Abi.

Abi sendiri sangat menyesalkan tindakan oknum TNI ini, karena selaku aparat negara yang menegakkan hukum seharusnya menjadi contoh teladan bagi masyarakat.

"Kita sesali tindakan aparat seperti ini, seharusnya jika ada masalah bisa dibicarakan baik-baik bukan mengamuk dan merusak fasilitas seperti ini. Karena kalau ada karyawan kami yang salah dalam pelayanan sudah pasti kami proses," cetusnya.

Danpom TNI-AD Pattimira XVI/I Ternate, Letkol Cpm Yulius Amra, dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus ini dan sementara ditindaklanjuti. "Kita sudah terima laporannya, sekarang masih diselidiki," singkatnya. (ris)

(amr)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming