Tak Melihat "Polisi Tidur", Satpam Tewas Terjatuh dari Motor

Erie Prasetyo, Okezone · Kamis 06 Oktober 2016 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 06 340 1507493 tak-melihat-polisi-tidur-satpam-tewas-terjatuh-dari-motor-i8PJvgTQDN.jpg Ilustrasi (Okezone)

MEDAN – Seorang penggendara bernama Dapot Purba yang berprofesi sebagai satpam (38) tewas pada Rabu, 5 Oktober 2016, setelah jatuh dari sepeda motor. Penyebabnya lantaran korban yang saat itu melintas di Jalan Pasar 10 Tembung, Desa Bandar Klippa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara tidak melihat “polisi tidur” yang berada di jalur tersebut.

"Dia memang jatuh sendiri. Aku rasa karena jalanan yang gelap, korban enggak melihat ada ‘polisi tidur’, sehingga sepeda motornya jadi oleng dan terjatuh," tutur Juli (37), warga sekitar lokasi, Kamis (6/10/2016).

Ia menduga bahwa korban saat terjatuh, kepala korban lebih dulu menyentuh aspal hingga tidak sadarkan diri. "Bisa jadi kepalanya ada kena aspal, tapi saya engggak lihat darahnya. Pas dia jatuh, sempat kelihatan seperti sesak nafas gitu, baru pingsan," katanya.

Sementara AS (35) yang merupakan tetangga korban saat mengetahui kecelakaan itu langsung menghubungi pihak kepolisian serta pihak keluarga korban.

Selanjutnya, korban yang merupakan warga Jalan Utama 1, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan itu pun dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Citra Medika di Pasar 10 Tembung, Desa Bandar Klippa.

Setelah mendapat perawatan beberapa saat korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Suasana haru pun pecah begitu keluarga korban mengetahui hal itu.

Polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung menyarankan kepada pihak keluarga untuk dilakukan autopsi lebih lanjut. Namun pihak keluarga menolak dengan alasan agar jasad korban bisa dibawa pulang.

"Itu kecelakaan tunggal, kalau keluarga korban keberatan dilakukan autopsi, tidak jadi masalah, yang penting ada surat pernyataan keluarga kepada polisi," jelas Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Zendrato.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini