Image

Pendidikan Daerah 3T, Interaksi Paling Penting

Sekolah memprihatinkan di Dusun Lima, Poso (Foto: Antara)

Sekolah memprihatinkan di Dusun Lima, Poso (Foto: Antara)

JAKARTA - Pemerataan pendidikan hingga ke seluruh pelosok Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang tak kunjung terselesaikan. Banyak sekolah-sekolah di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang masih kekurangan sarana-prasarana untuk menunjang pembelajaran, hingga guru yang terbatas.

Kendati demikian, Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar, Hikmat Hardono justru mengungkapkan, menyelesaikan masalah pendidikan yang terpenting adalah interaksi. Sebab tanpa interaksi yang baik, program sebaik apapun belum tentu bisa diterima oleh masyarakat.

"Program pemerintah yang masuk direspons berbeda oleh setiap daerah. Ada salah satu kasus sekolah dari sejak lama belum bisa membuat kelas baru. Padahal, ada program BOS (bantuan operasional sekolah) yang menurut saya itu keren," ucapnya di Kantor Indonesia Mengajar, Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Tetapi, lanjut dia, kondisi berubah sejak pengajar muda hadir ke tengah masyarakat. Hikmat menjelaskan, para pengajar muda membangun interaksi yang intens dengan masyarakat dan sekolah. Hal tersebut rupanya mampu mengubah kinerja mereka dalam meningkatkan mutu pendidikan.

"Interaksi berhasil membuat kinerja berubah dengan faktor yang sama. Ini semua butuh interaksi yang intensif supaya ada hasilnya," terangnya.

Perwakilan third party evaluator untuk program Indonesia Mengajar, Mark Fiorello, menjelaskan, dalam memajukan pendidikan di suatu daerah tak hanya butuh program, tetapi juga inisiatif. Masalah pendidikan sendiri, imbuh dia, merupakan problem yang kompleks.

"Saya di Bima pernah langsung melihat, guru jarang hadir. Bukan karena tak mau mengajar, tetapi honor mereka tidak cukup, sedangkan rumahnya sangat jauh. Ada juga kepala sekolah yang datang dua bulan sekali. Mengatasi itu semua tak bisa dengan cara birokrasi, tetapi melalui proses yang terus bergulir dengan semangat, antusiasme, dan inisiatif," pungkasnya.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x