nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Sumut Periksa 17 Saksi Kasus Dwelling Time

Erie Prasetyo, Okezone · Jum'at 14 Oktober 2016 20:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 10 14 340 1515216 polda-sumut-periksa-17-saksi-kasus-dwelling-time-uOryz13gqN.jpg Dwelling Time (Foto: Ilustrasi)
 

MEDAN – Polda Sumut memeriksa 17 orang saksi untuk mengusut kasus dugaan pungutan liar (pungli) bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Tim Khusus (Katimsus) Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Sandy Sinura mengatakan, memeriksa saksi yang merupakan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). “Belum ada (tersangka baru) karena saat ini kita masih melakukan pemeriksaan dulu,” katanya di Mapolda Sumut, Kota Medan, Jumat (14/10/2016).

Diakuinya, kasus terkait dwelling time adalah pungli yang dilakukan antar-perusahaan buruh, sehingga menyebabkan tingginya tarif bongkar muat.

“Ini memang bukan dwelling time, tapi dampaknya bisa mengarah ke sana. Bayangkan saja, mereka (perusahaan buruh) sesuka hati membuat tarif, tanpa duduk bersama melibatkan pengusaha. Jadinya, kan pengusaha merasa dirugikan atas tingginya tarif yang dikeluarkan,” katanya.

Terkait pemeriksaan tersebut, Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sumut turut melakukan pendampingan terhadap 17 orang tersebut.

Bendahara APBMI, Salomo Nababan mengatakan, Ke-17 saksi tersebut merupakan gabungan dari beberapa perusahaan buruh. “Kami dari APBMI cuma melakukan pendampingan saja. Ada 17 orang lah tadi yang diperiksa,” kata Salomo Nababan di Mapolda Sumut.

Sebelumnya diberitakan, satu dari dua orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus dwelling time di Pelabuhan Belawan, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumut pada Kamis 6 Oktober 2016.

Pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka berinisial HPM, sementara teman wanitanya yang berinisial P masih diperiksa, statusnya hanya sebagai saksi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini