Gudang Senjata Ditemukan Dekat Kediaman Pribadi PM Serbia

Silviana Dharma, Okezone · Minggu 30 Oktober 2016 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 30 18 1528191 gudang-senjata-ditemukan-dekat-kediaman-pribadi-pm-serbia-cHmipVQyME.jpg PM Serbia, Aleksander Vucic. (Foto: Dado Ruvic/Reuters)

BELGRADE - Perdana Menteri Serbia, Aleksander Vucic dan keluarga dievakuasi ke tempat yang aman setelah persenjataan dalam jumlah besar ditemukan di dekat kediamannya di Belgrade pada Sabtu 29 Oktober waktu setempat. Demikian informasi yang disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Serbia, Nebojsa Stefanovic.

Gudang senjata itu ditemukan di suatu rumah di kedalaman hutan. Ketika ditelusuri, rumah itu menyimpan, antara lain anti-tank rocket, granat tangan, amunisi senapan yang biasa dipakai para penembak jitu.

Stefanovic menyatakan, lokasi gudang senjata itu sangat ideal untuk percobaan pembunuhan. Oleh karena itulah, keselamatan Vucic dan keluarga sangat mengkhawatirkan. Politikus sekaligus Doktor Ilmu Ekonomi tersebut mengungkap, insiden seperti ini bukan baru pertama kalinya menimpa sang perdana menteri.

“Sangat tidak biasa untuk senjata-senjata dalam jumlah sebanyak itu ditemukan di dekat lokasi yang mengharuskan mobil-mobil melambat sebelum masuk atau meninggalkan rumah Vucic dan orangtuanya,” tukas Stefanovic, seperti dilansir dari ABC, Minggu (30/10/2016).

Katanya lagi, “Insiden ini jelas disengaja. Likuidasi dilakukan sedemikian rupa. Senjata-senjata disembunyikan di tempat tertentu. Pelaku bisa menggunakannya lalu menghilang. Sayangnya, itu lah modus operandinya.”

Perhatian yang sama besarnya datang dari Mantan PM Serbia, Ivica Dacic. Negarawan senior itu meminta polisi secepatnya menyelidiki kasus ini dan menemukan dalangnya.

“Banyak orang di dunia ini yang melawan negara dan pemimpinnya yang menerapkan kebijakan independen, yang tidak bekerja untuk kepentingan asing tetapi murni untuk kepentingan bangsa ini. Pertimbangkan soal tekanan yang dihadapi negara kita ini,” serunya.

Dalam sejarah pemerintahan di Serbia, penembakan terhadap perdana menteri bukan hal baru. PM Serbia yang untuk pertama kalinya terpilih secara demokratis pada 2001, Zoran Djindjic, meninggal karena ditembak pada Maret 2003.

Penembak jitu membidiknya di depan gedung pemerintahan di pusat Kota Belgrade. Sejarah juga mencatat, lebih dari puluhan paramiliter nasionalis dan kriminal dimejahijaukan serta dihukum sehubungan dengan upaya pembunuhan tersebut.

Vucic yang mengepalai pemerintahan di Serbia sejak 27 April 2014 adalah mantan ultranasionalis yang sekarang putar haluan jadi reformis pro-Uni Eropa. Di mana pada masa itu, dia menjadi salah satu rival politik yang paling menentang kekuasaan Djindjic.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini