Share

Penikam Warga Manokwari Akhirnya Berhasil Diringkus

ant, · Senin 31 Oktober 2016 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 31 340 1528912 penikam-warga-manokwari-akhirnya-berhasil-diringkus-QgMtjDQue0.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MANOKWARI - Tim Buru Sergap Polres Manokwari, Papua Barat, Senin (31/10/2016), berhasil menangkap pelaku penikaman yang dialami Vijay Pauspaus yang terjadi pada Rabu 26 Oktober lalu.

Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Aries Diego Kakori mengatakan, tersangka diamankan di rumahnya dini hari tadi. Saat ini, pria yang berinisial SR tersebut diamankan kantor Reskrim Polres Manokwari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dia menjelaskan, upaya penyelidikan terhadap kasus tersebut sudah dilakukan sejak peristiwa tersebut terjadi. Sejak Sabtu pekan lalu, tindakan kepolisian pun difokuskan untuk pencarian tersangka.

"Puji Tuhan dan dengan dukungan masyarakat, pria yang diduga kuat sebagai pelaku penikaman yang dialami saudara Vijay pun akhirnya tertangkap. Tersangka berinisial SR berusia 29 tahun," kata dia.

Aries mengutarakan, pemeriksaan awal sudah dilakukan dan sejuah ini SR mengakui perbuatannya. Setelah menangkap pelaku, tindakan Kepolisian yang akan dilakukan berikutnya adalah melakukan penggeledahan lokasi yang diduga sebagai tempat penyimpanan barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menikam korban.

Sebelum berhasil menangkap tersangka, kata dia, penyidik sudah memeriksa sebanyak empat orang saksi. Pihaknya pun berencana memeriksa korban dan orang tuanya sebagai saksi kasus tersebut.

Pengambilan keterangan dari korban, akan dilakukan setelah ada petujuk dari dokter yang menanganinya.

"Saat ini kondisi korban masih cukup lemah dan kami sudah sampaikan permohonan kepada dokter, ketika ada jawaban pemeriksaan akan segera dilakukan," kata dia lagi.

Penikaman yang dialami Vijay Pauspaus ditengarai menjadi pemicu atas insiden yang terjadi di Sanggeng, Manokwari. Ratusan warga yang marah atas penikaman tersebut, meluapkan amarahnya dengan memblokade Jalan Yos Sudarso, Jalan Pahlawan dan Jalan Trikora.

Massa malam itu juga merusak enam unit kendaraan patroli polisi dan pos polisi yang baru dibangun di depan Pasar Sanggeng Manokwari. Inisiden yang terjadi dari Rabu malam hingga Kamis dini hari itu menimbulkan sejumlah korban luka dan satu korban jiwa.

Aktivitas ekonomi di daerah tersebut sempat lumpuh, pasar dan sejumlah perbankan tutup, aktivitas sejumlah sekolah pun terpaksa libur. Saat ini, suasana sudah pulih kembali dan seluruh aktivitas sudah berjalan normal.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini