nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Evakuasi Jenazah Rampung, Kotak Hitam Pesawat Caribou Masih Dicari

ant, Jurnalis · Selasa 01 November 2016 14:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 11 01 340 1529943 evakuasi-jenazah-rampung-kotak-hitam-pesawat-caribou-masih-dicari-SA33wnCywl.jpg peti jenazah untuk mengangkut korban pesawat kargo Caribou

TIMIKA - Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) empat kru pesawat DHC4 PK SWW turbo Caribou milik Pemkab Puncak yang jatuh di gunung setinggi 12.800 kaki di perbatasan Jila-Ilaga resmi dihentikan pada Selasa (1/11/2016) siang bersamaan dengan rampungnya evakuasi jenazah para korban ke Timika.

Deputi Bidang Potensi Badan SAR Nasional (Basarnas), Dodi Trisunu mengatakan, operasi SAR di Timika terkait jatuhnya pesawat DHC4 PK-SWW turbo Caribou milik Pemkab Puncak itu dilaksanakan sejak Senin atas perintah langsung dari Kepala Basarnas FHB Soelistyo.

"Pencarian pesawat dan proses evakuasi jenazah para korban jatuhnya pesawat DHC4 PK-SWW milik Pemkab Puncak ini relatif cepat. Ini berkat kerja sama berbagai pihak baik tim Basarnas, TNI, Polri, Pemda dan masyarakat Kabupaten Puncak, PT Freeport Indonesia dan lain-lainnya," jelas Dodi.

Ia mengatakan, kondisi pesawat DHC4 PK SWW turbo Caribou milik Pemkab Puncak yang menabrak gunung pada ketinggian 12.800 kaki di atas permukaan laut di perbatasan Jila-Ilaga hancur berkeping-keping.

Dengan kondisi pesawat yang demikian, katanya, tim SAR yang didukung personel TNI dan tim Emergency Response Grup (ERG) PT Freeport mengutamakan evakuasi jenazah para korban terlebih dahulu.

"Dengan kondisi medan yang begitu berat di ketinggian hingga 12.800 kaki di atas permukaan laut maka para rescuer memerlukan peralatan khusus untuk dapat menolong korban seperti oksigen dan lainnya. Tim yang lain masih berada di lokasi kejadian untuk mencari kotak hitam (black box) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh KNKT (Komite Nasional Kecelakaan Transportasi)," jelas Dodi.

Penutupan operasi SAR untuk pencarian dan pertolongan kru pesawat DHC4 PK SWW turbo Caribou itu ditandai dengan penyerahan berkas dokumen dari Kepala Kantor SAR Timika Makhfud kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua yang diwakili Kapolres Mimika AKBP Victor Mackbon. Hingga Selasa petang, tim DVI Polda Papua masih melakukan proses identifikasi jenazah keempat kru pesawat DHC4 PK-SWW turbo Caribou milik Pemkab Puncak di RSUD Mimika.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini