nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Diduga Sakit Jiwa Mengamuk, 1 Tewas dan 4 Luka-Luka

Solichan Arif, Jurnalis · Senin 07 November 2016 00:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 11 06 519 1534437 pria-diduga-sakit-jiwa-mengamuk-1-tewas-dan-4-luka-luka-hBzMKMScSS.jpg Ilustrasi

BLITAR - Sudarno (35), warga Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar mengamuk. Dia menyerang setiap orang yang dijumpai dengan pentungan kayu.

Akibat penganiayaan itu, Kasirin (60) pun meninggal. Dia menderita luka parah pada bagian kepala. Sedangkan empat orang lainya mengalami luka cukup serius.

Warga pun beramai-ramai meringkus Sudarno.

“Saat ini, yang bersangkutan telah kita amankan di mapolsek,“ ujar Kasatreskrim Polres Blitar Ajun Komisaris Polisi Erik Pradana kepada wartawan, Minggu 6 November 2016.

Insiden itu terjadi siang hari tersebut tidak diketahui penyebabnya Sudarno tiba tiba ngeloyor mendatangi rumah Kasirin. Di lingkungan tempat tinggal Sudarno dikenal mengidap gangguan penyakit jiwa kambuhan.

Tanpa sebab jelas, dia kerap mengomel sendiri dan selalu berakhir dengan mengamuk. Karena dianggap berbahaya, keluarga pernah memasungnya. Informasi lain menyebut Sudarno normal. Dia memiliki seorang anak dari pernikahanya yang sudah cerai.

Hanya saja, tabiat Sudarno yang kabarnya baru sepekan datang dari Kalimantan itu sok jagoan. Melihat Sudarno dengan raut merah padam menahan geram, Sumirah (60) istri Kasirin langsung membangunkan suaminya yang tengah tidur tiduran di teras belakang rumah. Belum selesai bicara, tiba-tiba ia langsung menyerang.

Kasirin tidak bisa menghindari hantaman pentungan yang berulangkali menyasar kepala dan tubuhnya. Setelah sempat bangun, Kasirin akhirnya roboh tak sadarkan diri.

Sumirah yang mencoba melerai juga menjadi sasaran amukan Sudarto. Puas menganiaya korbanya, Sudarno langsung ngeloyor pergi.

“Korban (Kasirin) meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,“ terang Erik.

Dari rumah Kasirin, Sudarno menyatroni rumah Samuji (55) dan Paini (50). Dia juga memukuli keduanya tanpa ampun. Seperti kesetanan Sudarno juga memukuli Paikem saudara Paini dan Sutrisno (50).

Jerit histeris meminta tolong korban membuat warga berdatangan. Mereka langsung mengepung Sudarno dan melumpuhkanya. Sudarno diseret paksa menuju mapolsek.

“Saat ini kita masih memeriksa sejumlah saksi. Rencananya kita juga akan memeriksa pelaku untuk memastikan apakah mengidab penyakit jiwa atau tidak,“ pungkas Erik.

Sementara, Evilia (28) warga Desa Plumpungrejo mengatakan insiden itu sempat membuat situasi mencekam. Warga langsung menutup pintu. Sebab pelaku menyerang siapa saja yang dijumpai di depanya.

“Untungnya yang bersangkutan bisa langsung diamankan. Sebab jika tidak jumlah korban akan lebih banyak,“ tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini