nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Mahasiswa Universitas Bakrie Ikut Pertukaran Pelajar ke Jepang

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis · Rabu 09 November 2016 15:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 11 09 65 1536774 5-mahasiswa-universitas-bakrie-ikut-pertukaran-pelajar-ke-jepang-eKSIKrDWjM.jpg Foto: Dok Universitas Bakrie

JAKARTA - Program pertukaran pelajar sering dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan diri sembari mencari pengalaman baru di luar negeri. Kendati demikian, tak sembarang mahasiswa bisa memperoleh kesempatan tersebut lantaran harus melalui seleksi yang ketat.

Bagi lima mahasiswa Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Universitas Bakrie, program Sakura Science Program menjadi pengalaman yang sangat berharga. Sebab, selama sepekan, mahasiswa yang terdiri atas Nabila Katyana, Fauziyah Ariffa, Febiana Putri Ramadhan, Komang Rai Artha Wiguna, dan Nurul Fitriani Dewi itu akan menetap di Jepang untuk studi di Tohoku University.

Terdapat 15 negara yang mengikuti program ini, di antaranya Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Indonesia, Korea, dan Malaysia. Sedangkan persaingan mengikuti program sangat kompetitif lantaran terbuka bagi kalangan siswa SMA, mahasiswa, peneliti post doctoral, hingga guru.

Sebelum melepas kelima mahasiswanya, Rektor Universitas Bakrie Prof Ir Sofia W Alisjahbana, MSc, PhD berpesan supaya para peserta program dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

"Gunakan untuk menambah wawasan, ke Jepang dan melihat secara langsung kemajuan ilmu dan teknologinya, juga agar bisa mempelajari dan mendapatkan serangkaian ilmu mengenai sains langsung dari ahlinya," tuturnya disitat dari keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (8/11/2016).

Lebih lanjut, Sakura Exchange Program in Science bertujuan untuk meningkatkan minat dan ketertarikan pemuda-pemudi Asia terhadap ilmu dan teknologi. Para mahasiswa ITP Universitas Bakrie sendiri akan belajar mengenai Food & Agricultural, Fishery and Animal Immunology bersama International Research and Education Center for Food and Agricultural Immunology (CFAI) dengan pendampingan langsung oleh dosen dan mahasiswa dari Tohoku University.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini