Usut Pelemparan Bom Molotov di Vihara, Polisi Bentuk Tim Khusus

Dara Purnama, Okezone · Senin 14 November 2016 23:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 14 340 1541447 usut-pelemparan-bom-molotov-di-vihara-polisi-bentuk-tim-khusus-CrDkU0njhT.jpg

JAKARTA – Sebuah botol kecil yang diduga bom molotov di Vihara Budi Dharma, Jalan Gusti M Situt, Kota Singkawang. Atas kasus tersebut, polisi menganggapnya sebagai insiden serius. Terlebih lagi, awal tahun depan, masyarakat akan menggelar pesta demokrasi.

Bahkan, Polres Singkawang bakal membentuk tim guna mendalami peristiwa itu.

“Penyelidikan olah TKP. (Kita) bentuk Tim. Apapun terjadi kita anggap ini serius. Apalagi pilkada kan. Kita juga ambil Keterangan saksi dan koordinasi dengan pihak terkait,” Kapolres Singkawang, Kalimantan Barat, AKBP Sandi Alfadien Mustofa saat dikonfirmasi awak media, Senin (14/11/2016).

Meski demikian, polisi hingga kini masih belum menemukan titik terang pelaku pelemparan tersebut. Sandi menduga, pelaku mengendarai sepeda motor.

“Belum (titik terang), karena saksi di sebelah gang yang keadaannya gelap. Penjaga langsung keluar dan memadamkan. Jadi tidak ada yang sempat melihat pelaku. Tapi diduga pelaku pakai sepeda motor,” imbuhnya.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan pecahan botol dan jelaga hitam. Selain itu, ditemukan pula sebuah kain yang terbakar.

“Hasil olah TKP memang ada jelaga hitam dan pecahan botol. Botol ukuran kecap kecil dan kain terbakar,” imbuhnya.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Terlebih lagi, insiden itu terjadi jauh dari vihara.

“Kita melihat tidak ada kerugian dan korban. Karena memang jatuhnya botol tersebut di dekat pagar di lantai. Jauh dari vihara,” tandasnya. (sym)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini