Adiknya Jadi Korban, Ketua Pemuda Perindo Kutim: Jangan Terprovokasi Bom Samarinda

Ade Putra, Okezone · Selasa 15 November 2016 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 15 340 1541691 adiknya-jadi-korban-ketua-pemuda-perindo-kutim-jangan-terprovokasi-bom-samarinda-kkjfIX6pp2.jpg

PONTIANAK - Meninggalnya Intan Olivia Marbun, bocah tiga tahun yang akibat bom molotov di Gereja Oikumene Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 13 November kemarin, sungguh menyayat hati. Apalagi bagi keluarga yang ditinggal.

"Saya turut berdukacita buat adik Intan Marbun. Semoga keluarga bisa mengikhlaskan kepergianmu. Doa kami selalu mengiringi, semoga terang kedamaian selalu memberikan cahaya di bumi nusantara," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Partai Perindo Kutai Timur, Kalimantan Timur, Joslen Marbun dihubungi dari Pontianak, Selasa (15/11/2106).

Joslen merupakan kakak sepupu dari Intan. Tepatnya, ayah Intan adalah paman dari Joslen. Di mata keluarga, Intan merupakan bocah yang manis dan pintar.

"Saya sangat kehilangan. Ini semua kehendak Allah dan pasti ada hikmahnya," ucapnya.

Ia berharap, kejadian pemboman ini merupakan yang terakhir. Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi memperkeruh suasana yang sudah aman kondusif, dengan membahas perbedaan.

"Stop bicara perbedaan dan lawan tindakan terorisme yang ingin mencabik persatuan dan kesatuan bhineka tunggal ika. Kami berbeda keyakinan, tapi kami saling menghargai satu sama lain dan sangat menghargai perbedaan itu," tegasnya.

Joslen mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Samarinda dan seluruh Indonesia atas doa dan solidaritasnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih pintar dan bijak menyikapi suatu kejadian. Jangan mudah terprovokasi dan hilangkan pikiran negatif.

"Kita amankan Borneo dari para pecundang. Masyarakat Borneo tidak akan takut dengan para provokator. Kami satu kami tidak akan bisa diadu domba dengan mereka yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Joslen meminta kepada aparat hukum agar pelaku segera diusut sampai tuntas hingga ke akar-akarnya. "Apa tujuannya, segera langsung diselesaikan dan diungkap," pungkasnya. (kha)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini