Balita Korban Ledakan Samarinda Ucapkan "Selamat Pagi" pada Dokter

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 16 November 2016 15:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 16 340 1543018 balita-korban-ledakan-samarinda-ucapkan-selamat-pagi-pada-dokter-ltCrbAGcva.jpg kondisi balita korban ledakan semakin membaik (Foto: Sindonews)

SAMARINDA - Kondisi Triniti Hutahaean (3), korban ledakan bom di depan Gereja Oikumene Samarinda, Kaltim kondisinya semakin menunjukkan perbaikan signifikan.

Selang oksigen yang sebelumnya terpasang sudah terlepas. Triniti dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Syanranie Samarinda.

"Triniti progress-nya semakin bagus. karena sekarang dia sudah bisa ngobrol. Bahkan tadi pagi sudah bisa bilang 'selamat pagi dokter'," kata Direktur RSUD AW Syahranie Samarinda Rachim Dinata Marsidi, Rabu (16/11/2016).

Meski demikian, Triniti mendapat pengawasan yang sangat ketat dari tim dokter. Sebab, masa kritisnya hingga 12 hari. Tim dokter langsung dipimpin oleh Rachim.

"Ini sudah hari keempat. Meski perkembangannya sudah bagus, namun akan tetap kita perhatikan secara ketat. Setelah melewati 12 hari masa kritisnya, baru bisa kita lihat," tambahnya.

Selain Triniti, ada dua pasien lain dirawat di ruang yang sama namun dengan luka bakar lebih ringan. Alvaro Aurelios (4) dan Anita Kristobel Sihotang (2) juga masih menjalani perawaran intensif.

(put)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini