Polisi Sebut Keluarga Pelaku Bom Samarinda Sudah Pasrah

Dwi Ayu Artantiani , Okezone · Kamis 17 November 2016 10:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 17 340 1543765 polisi-sebut-keluarga-pelaku-bom-samarinda-sudah-pasrah-iEeQSDvHik.jpg Polisi berjaga di lokasi ledakan bom Samarinda (foto: Antara)

KUNINGAN - Keluarga Juhanda, pelaku bom di parkiran Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu, menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke polisi. Juhanda merupakan warga Desa Buni Gelis, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

"Kami sudah mendatangi keluarga pelaku dan mereka pasrah kasus ini diserahkan kepada pihak yang berwajib," kata Kapolres Kuningan, AKBP M Syahduddi, Kamis (17/11/2016).

Syahduddi menerangkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap keluarga pelaku dan pelaku adalah warga asli Kabupaten Kuningan, begitupun keluarganya. "Hal ini juga membuat geger masyarakat, namun tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat," ungkapnya.

Pihaknya terus meningkatkan keamanan pasca-pengeboman, agar kejadian di Samarinda tidak terjadi di Kuningan. "Rumah pelaku masih terlihat sepi, akan tetapi sejauh ini kami masih melakukan koordinasi yang intensif kepada keluarga pelaku," pungkasnya.

Seperti diberitakan, ledakan bom molotov di parkiran Gereja Oikemene Samarinda terjadi saat para jamaat baru saja keluar dari rumah ibadah itu. Lima orang menjadi korban, di mana salah satunya merupakan balita yang akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat.

Sementara itu, Juhanda adalah pelaku tunggal dalam aksi bom di Gereja Oikumene. Dia merupakan residivis kasus bom buku di Utan Kayu, Jakarta Timur pada Maret 2011. Juhanda kemudian divonis 3,5 tahun pada 2012 dan dibebaskan pada 28 Juli 2014, setelah mendapat remisi Idul Fitri.

(ris)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini