Share

14 WNI Dideportasi dari Malaysia lewat Bandara Kualanamu

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 25 November 2016 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 25 340 1551209 14-wni-dideportasi-dari-malaysia-lewat-bandara-kualanamu-jQYtD92LOE.jpg Ilustrasi

MEDAN - Sebanyak 14 warga negara Indonesia (WNI) dideportasi oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia dari Bandara Internasional Pulau Penang menuju Bandada Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Ke-14 WNI itu terdiri dari 9 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 5 orang nelayan.

Informasi yang dihimpun, Jumat (25/11/2016) kesembilan TKI yang dipulangkan adalah Nabila Audina (26), warga Deliserdang, Sumatera Utara; Yeni Astuti (33) dan Dina Hoelisa (29) serta Mardiyanti Simangunsong (21) warga Medan; Harini (46), warga Kediri, Jawa Timur; Fuji Putiksari (32), warga Sukabumi, Jawa Barat; Hasmiara (34), warga Tanjungpinang, Riau; Jumiati (33), warga Toraja, Sulawesi Selatan dan Danisah (44) warga Brebes, Jawa Tengah.

Kesembilan TKI itu dideportasi karena menyalahi izin tinggal. Mereka datang ke Malaysia dengan menggunakan izin pelancongan. Namun nyatanya, mereka bekerja sebagai pelayan hotel, pusat perbelanjaan hingga pembantu rumah tangga.

"Kita akan data dulu mereka dan selanjutnya akan kita pulangkan ke daerah masing-masing. Mereka tiba di Kualanamu pada Kamis 24 November kemarin dengan menumpang pesawat Airasia dari Pulau Penang, Malaysia," ujar Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Medan, Amir Hakim Abdi Sihotang, Jumat (25/11/2016).

Sementara itu untuk lima nelayan yang dideportasi terdiri dari Muktar (34), Beny (21) dan Andi (21) yang merupakan nelayan asal Pantailabu, Deliserdang, serta Safrizal (29) dan Ismadi (38) yang merupakan nelayan Kabupaten Langkat.

"Kami dituding melanggar batas wilayah laut Malaysia di Perairan Pulau Penang. Saya awalnya bingung kenapa kami ditangkap. Tapi setelah dijelaskan mereka kita baru paham. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang. Tadi naik Sriwijaya Air dari Pulau Penang," kata Muktar.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini