Ngaku Beli Bekatul, Kawanan Perampok Sekap Mantan Kades

Bramantyo, Okezone · Minggu 27 November 2016 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 27 512 1552640 ngaku-beli-bekatul-kawanan-perampok-sekap-mantan-kades-VcoSMvh7Vy.jpg

SUKOHARJO- Modus perampokan dengan berpura-pura membeli bekatul atau sisa dari selepan padi, terjadi di Tawang, Ngombakan, Polokarto Sukoharjo,Jawa Tengah. Peristiwa terserbut terjadi pada  Minggu,(27/11/2016) sekira pukul 09.00 WIB.

Kejadian itu berawal saat pemilik rumah Kuwandi (75) kedatangan empat orang tak dikenal. Kepada mantan Kepala Desa Ngombakan, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, keempat tamu yang datang menggunakan sepeda motor Vixion dan Satria F ini mengutarakan hendak membeli bekatul. Tanpa memiliki firasat apapun, Kuwandi pun melayani keempat tamunya itu.

"Alasan awal datang ke rumah saya, katannya hendak membeli bekatul. Tidak tahunnya mereka perampok. Jumlahnya ada empat orang," jelas Kuwadi yang masih terlihat kaget dan juga bingung.

Setelah pelaku masuk, dan melihat kondisi sekelilingnya, keempat pelaku ini pun langsung  menyandera korbannya dan mengikat dengan tali agar tidak melakukan perlawanan. Agar tidak berteriak mulut korban juga ditutup dengan menggunakan lakban.

Setelah mengikat korban, pelaku dengan leluasa menguras harta korban. Bahkan merekapun masuk ke dalam kamar dan mengobrak-abrik isi kamar pemilik rumah. Akhirnya pelaku berhasil menguras harta milik korban berupa 1 brankas berisi uang tunai sebanyak Rp. 37 juta.
   
Dompet milik pasangan suami istri Kuwadi masing-masing berisi Rp. 2 juta di dalam dompet istrinya, dan ada Rp. 1 juta di dompet Kuwadi. Perampok juga menggondol 2 unit sepeda motor Vario dan satu (1) handphone merk Cross.

Belum ada keterangan dari pihak Kepolisian. Namun, saat ini kasusnya sudah ditangani oleh Polres Sukoharjo untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Diperkirakan kerugian yang dialami Kuwadi karena perampokan mencapai Rp80 juta rupiah.(sym)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini