Menkominfo Imbau Orangtua Awasi Akses Internet Anak

Selasa 29 November 2016 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 29 542 1554281 menkominfo-imbau-orangtua-awasi-akses-internet-anak-u0zbdCZk7R.jpg Ilustrasi anak mengakses internet (Foto: goodenoughmother)

JAKARTA - Dalam kunjungannya ke Kepulauan Morotai, Mauluku Utara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengimbau para orangtua untuk senantiasa mengawasi anak-anak dalam mengakses internet.

Menurut pria yang akrab disapa Chief RA itu, para orangtua harus menanyakan informasi apa saja yang telah diakses kepada anaknya. Hal ini dilakukan sebagai upaya memanfaatkan internet untuk hal-hal positif.

"Saya mengimbau agar orangtua senantiasa mengingatkan kepada anaknya untuk mengakses informasi yang baik," tutur Rudiantara saat menyaksikan penggunaan internet di SMP 5 Morotai Selatan, Senin, 21 November 2016.

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan pentingnya mengakses informasi yang baik agar menjadi bagian dari pendidikan bagi anak-anak. Rudiantara juga mengimbau para guru yang hadir agar lebih rajin dalam mengakses internet.

"Internet tidak lain isinya informasi-informasi, substansinya yang kita baca. Kalau informasi yang diserap oleh adik-adik kita adalah yang bagus maka akan menjadi anak didik yang baik," imbuhnya.

Selain memberikan imbauan dan paparan mengenai manfaat internet, Menkominfo juga menjelaskan konsep pembangunan dari pinggiran termasuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Menurutnya, istilah pinggiran bukan berarti ditinggalkan, namun secara geografis harus diberikan perhatian lebih. Dalam hal ini, pemerintah tidak melihat pembangunan telekomunikasi secara keuangan atau bisnis.

Namun, masih menurut Rudi, lebih melihat kepada hak seluruh warga negara Indonesia untuk mendapatkan akses internet. Saat ini akses internet berkecepatan tinggi diakuinya baru terdapat di 400 ibukota atau kabupaten.

Oleh karena itu, dari total 514 ibukota kabupaten yang ada saat ini, masih tersisa 114 ibukota kabupaten lagi yang masih belum merasakan internet berkecepatan tinggi.

"Dari 514 ibukota kabupaten, baru 400 ibukota kabupaten yang sudah mempunyai akses internet berkecepatan tinggi, sehingga masih ada 114 ibukota kabupaten lagi yang belum berkecepatan tinggi," tutup Rudiantara.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini