Image

Nekat Terjang Banjir Bisa Sebabkan Blok Mesin Pecah

Mufrod, Jurnalis · Kamis, 1 Desember 2016 - 08:06 WIB
ilustrasi mobil terjang banjir (Okezone) ilustrasi mobil terjang banjir (Okezone)

JAKARTA - Menerjang banjir di saat musim hujan seperti ini banyak dilakukan pengemudi mobil. Alasannya klasik, ingin sampai di rumah dengan cepat, dan tak mau menunggu air surut.

Seringnya pengemudi menerjang banjir terkadang hanya dianggap bisa menimbulkan risiko mogok karena mesin mati. Namun siapa sangka, ada risiko lebih besar selain mesin mati ketika pengemudi nekat menerjang banjir.

Iwan Abdurrahman, mekanik Toyota Astra Motor, mengatakan ada risiko yang lebih besar dari sekadar mobil mogok atau mesin mati saat menerjang banjir. Pada kondisi tertentu, blok mesin bisa pecah akibat pengemudi memaksakan diri melewati genangan tinggi.

"Usahakan saat ingin menerjang banjir tahan gas ataupun jangan sampai mobil berhenti karena terjebak macet. Kondisi ini bisa sebabkan blok mesin pecah," jelas Kang Iwan kepada Okezone, Kamis (1/12/2016).

Saat mobil berhenti di tengah genangan banjir yang cukup dalam sekira 10 cm, dikhawatirkan air masuk ke ruang bakar melalui saringan udara. Ketika air berada di dalam ruang bakar, justru bisa mengakibatkan ledakan yang cukup besar saat komponen mesin bekerja.

"Masuknya air ke ruang bakar bisa menyebabkan ledakan cukup besar, melebihi ledakan bensin di ruang bakar. Ledakan tersebut bisa sebabkan blok mesin pecah," paparnya

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming