Dubes Rusia: Perjanjian Minsk Mandek karena Salah Ukraina

Silviana Dharma, Okezone · Rabu 30 November 2016 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 30 18 1555133 dubes-rusia-perjanjian-minsk-mandek-karena-salah-ukraina-VQHmb2txad.jpg Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin. (Foto: Silviana D/Okezone)

JAKARTA - Perjanjian Minsk yang disepakati antara Pemerintah Ukraina dan Rusia hingga saat ini belum menuai kemajuan yang signifikan. Dubes Rusia Mikhail Galuzin pun menyalahkan Ukraina atas mandeknya implementasi perjanjian damai konflik di perbatasan mereka itu.

"Jadi bukan Moskow penyebab mandeknya Perjanjian Minsk yang mengatur perimbangan politik di bagian Tenggara Ukraina. Itu sebenarnya masalah dalam negeri mereka sendiri, sejak konflik pecah pada 2014, Rusia tidak ingin terlibat. Itu masalah Kiev dengan daerah pinggirnya, Donetsk dan Luhansk Oblast," urainya dalam konferensi pers rutin di kediamannya di Karet Pedurenan, Jakarta pada Rabu (30/11/2016).

Galuzin menegaskan, yang sebenarnya terjadi di kedua wilayah itu sama sekali tidak seperti tuduhan negara Barat. Menurut dia, jalan keluar dari masalah ini harus diinisiatifkan sendiri oleh Kiev, yakni dengan menjalankan setiap poin yang sudah disepakati. Seperti pemberian status khusus yang dimasukan di dalam Konstitusi untuk daerah di Donetsk dan Luhansk Oblast, mengesahkan UU Amnesti dan menyelenggarakan pemilu lokal.

"Barat sendiri terlihat kurang bersemangat dalam mendorong mitra mereka, Kiev. Bahkan bisa dikatakan (AS) lebih ke arah memanjakannya. Hal ini memang tidak mengherankan, karena yang mendukung serta mensponsori perubahan kekuasaan secara ilegal di Ukraina pada 2014 adalah Barat, bukan Rusia," tukasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini