Image

Jelang HUT Organisasi Papua Merdeka, 500 Personel TNI-Polri Disiagakan

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu, 30 November 2016 - 17:04 WIB
Apel gabungan TNI-Polri menjelang HUT OPM (Saldi/Okezone) Apel gabungan TNI-Polri menjelang HUT OPM (Saldi/Okezone)

TIMIKA - Mengantisipasi adanya aksi maupun pengibaran bendera bintang kejora saat HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2016, sebanyak 500 personel TNI dan Polri disiagakan di Papua.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, 1 Desember selalu diperingati sebagai hari lahir OPM yang biasanya diwarnai aksi pengibaran bendera bintang kejora di Papua maupun Papua Barat.

Untuk menyikapi konidis tersebut, 500 personel gabungan disiagakan di 30 titik baik di dalam maupun luar Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Mereka akan mengantisipasi gangguan keamanan dan pengibaran bendera bintang kejora.

"Titik pengamanan itu semua ada 30 titik, dan untuk di Kota Timika sendiri itu kurang lebih ada 15 titik. Jumlah personel semuanya kurang lebih 500 personil gabungan TNI-Polri," kata Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon usai apel siaga di Mapolres Mimika, Rabu (30/11/2016).

Aparat akan ditempatkan di lokasi-lokasi dianggap rawan, serta dengan secara rutin berpatroli mulai hari ini untuk mencegah adanya perayaan HUT OPM.

Namun, pada 1 Desember besok, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Timika dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Mimika akan melaksanakan ibadah syukur di sekretariat mereka di Kompleks Bendungan, Jalan Sosial, Timika.

Ketua Umum 1 KNPB Pusat, Agus Kossay, menyampaikan kepada seluruh masyarakat Papua untuk tidak mengibarkan bendera bintang kejora pada 1 Desember. Jika ada yang mengibarkannya, ia menolah bertanggung jawab.

"Tidak ada pengibaran bendera bintang fajar (kejora) 1 Desember nanti, dan kalaupun ada saya pikir itu pihak ketiga yang mau mengacaukan situasi," kata Agus Kossay pada Senin 28 November 2016.

(sal)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming