AS Puas atas Kontribusi Jepang dalam Aliansi

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Senin 05 Desember 2016 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 05 18 1559104 as-puas-atas-kontribusi-jepang-dalam-aliansi-oLOeZ6y5Rt.jpg Menteri Pertahanan AS Ash Carter puas terhadap kontribusi Jepang (Foto: Joshua Roberts/Reuters)

WASHINGTON – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Ash Carter menyatakan negaranya sangat puas dengan kontribusi Jepang terhadap aliansi kedua negara. Pernyataan tersebut tampaknya dilontarkan untuk meredakan kekhawatiran di kawasan Asia Pasifik mengenai arah kebijakan luar negeri Presiden terpilih Donald Trump nantinya.

Pemerintahan Barack Obama selama ini menetapkan aliansi Asia-AS sebagai prioritas. Donald Trump beberapa waktu lalu meminta para sekutu di Asia untuk lebih menyokong lebih banyak pasukan AS atau akan ditinggalkan. Permintaan tersebut menjadi peringatan terhadap Jepang dan Korea Selatan (Korsel), dua sekutu AS di kawasan Asia Pasifik.

Jepang selama ini menjadi tuan rumah bagi sedikitnya 50 ribu tentara AS yang ditempatkan di Okinawa. Negeri Matahari Terbit juga membayar biaya tahunan senilai USD1,6 miliar (setara Rp21,6 triliun) untuk penempatan tersebut.

“Jepang mengganti sebagian besar biaya AS yang digunakan untuk penempatan tersebut yang tentu saja sangat baik. Itu menunjukkan kerjasama berjalan dua arah dan seperti yang saya bilang sebelumnya, hubungan aliansi belum pernah sekuat ini,” tutur Carter, seperti dimuat Reuters, Senin (5/12/2016). Komentar tersebut dilontarkan Carter jelang keberangkatannya menuju Jepang untuk bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Tentara AS ditempatkan di Kepulauan Okinawa sebagai bagian dari perjanjian damai yang diteken kedua negara usai Perang Dunia II. Keberadaan pangkalan militer AS di Okinawa sendiri ditentang oleh penduduk lokal akibat perilaku negatif sebagian tentara. Sejak kehadiran militer AS di Okinawa pada 1972, terdapat 5.800 kasus kriminal yang dilakukan oleh personel militer.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini