Share

Oknum TNI Diduga Terlibat Perampokan 2,5 Kg Emas di Kampar

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Senin 05 Desember 2016 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 05 340 1559160 oknum-tni-diduga-terlibat-perampokan-2-5-kg-emas-di-kampar-N8bgLVNWZv.jpg

KAMPAR - Petugas Polres Kampar Riau berhasil menangkap satu pelaku perampokan emas seberat 2,5 kilogram (Kg) bernama Arya Hermansyah (30). Selain Arya ada dua tersangka lain yang belum ditangkap.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi menjelaskan, dua tersangka yang belum ditangkap salah satunya adalah oknum TNI. Namun perwira mengengah itu enggan menyebutkan oknum dari kesatuan mana.

"Pengakuan Arya bahwa dalam kasus ini dirinya dibantu oleh oknum. Saat ini kita sedang melakukan kordinasi dengan pihak POM TNI," ucap Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardy Senin (5/12/2016).

Dalam kasus perampokan pedagang emas di Pasar Rumbio Kampar, Arya berperan sebagai eksekutor yang menodongkan senjata api ke korbannya. Kemudian dia membawa lari emas 2,5 kilogram dan uang tunai Rp80 juta

"Peran oknum tersebut masih kami selidiki. Kalau Arya merupakan warga asal Pelambang yang merupakan resedivis. Arya ditangkap di Pekanbaru," ucapnya.

Dari tangan Arya, petugas menyita satu pucuk senjata api laras panjang lengkap dengan amunisi. Dari warga Panam, Pekanbaru ini petugas juga menyita beberapa amunisi.

"Senpi yang dipakai jenis US Carabin yang telah dimodifikasi. Kami juga menyita 35 butir peluru US Carabin dan 6 butir peluru pistol jenis FN," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 1 Desember 2016, Hanidur yang merupakan pedagang emas menjadi korban perampokan. Saat itu ia pergi ke Pasar Rumbio di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar untuk berjualan emas.

Ketika memarkirkan mobilnya, tersangka datang dan langsung menghantam kaca mobil. Tersangka kemudian menodongkan pistol lalu meminta korban menyerahkan emas dan uang. Karena takut, akhirnya korban menyerahkan emas 2,5 kilogram dan uang tunai Rp80 juta.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini