Hadapi Tantangan Masa Depan, Wisudawan Harus Kembangkan Potensi

Agregasi Antara, · Selasa 13 Desember 2016 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 13 65 1565707 hadapi-tantangan-masa-depan-wisudawan-harus-kembangkan-potensi-PnPHhGfGVS.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

PURWOKERTO - Wisudawan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diminta mengembangkan potensi yang dimiliki untuk menjawab tantangan ke depan, kata Rektor Unsoed Purwokerto Achmad Iqbal.

"Tantangan terbesar kita di depan mata adalah sejauhmana kita mampu beradaptasi sekaligus berkontribusi dalam kehidupan. Untuk itu, tentunya dibutuhkan suatu kemampuan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki, ketajaman untuk melihat peluang dan kesempatan yang ada di depan mata, sekaligus kearifan dalam membaca tantangan dan hambatan sebagai bagian dari dinamika yang ada," katanya di Purwokerto, Selasa (13/12/2016).

Ia mengatakan hal itu saat memberi sambutan dalam Wisuda Pascasarjana ke-55, Profesi Ke-38, Sarjana Ke-123, dan Diploma Tiga Ke-102 di Auditorium Graha Widyatama, Unsoed Purwokerto.

Menurut dia, hal itu menjadi penting karena seringkali wisudawan lupa dengan potensi yang dimiliki.

"Kita kerap tidak fokus dengan apa yang hendak kita raih, sebagaimana kita kurang waspada dengan hal-hal yang bisa mengurangi kesempatan untuk maju dan berkembang. Di sinilah terkadang letak kegagalan kita meraih harapan dan impian, bukan karena tidak berkapasitas atau tidak mampu, melainkan pada ketidakcermatan kita menakar dan mengukur diri dalam menghadapi tantangan di depan mata," katanya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan pesan kepada wisudawan untuk menjadi pribadi yang selalu dapat diandalkan. Menurut dia, banyak di luar sana yang berkemampuan namun tidak banyak yang selalu tanggap dan sigap dalam menyikapi pekerjaan.

"Hindari untuk mengatakan tidak bisa apalagi menghindar pada saat diberikan kepercayaan, karena tidak setiap saat kesempatan itu datang. Jadikan setiap momentum, sebagai tantangan, kesempatan dan peluang untuk menjadi yang terbaik di antara yang terbaik," katanya.

Dia meminta wisudawan untuk kerja keras dan bersungguh-sungguh dalam setiap yang dilakukan karena hanya akan menjadi kesia-siaan belaka ketika melakukan sesuatu dengan setengah hati.

"Fokus dan penuh totalitas dalam melakukan apapun yang sudah ditetapkan, sehingga semua daya dan upaya akan diikhtiarkan untuk meraih apa yang diharapkan," tegasnya.

Selain itu, kata dia, wisudawan diminta untuk merendahkan hati dan meninggikan prestasi serta berikan pelayanan yang terbaik agar senantiasa berkesempatan mengembangkan diri dan mendapatkan dukungan oleh siapa pun, kapanpun, dan di manapun berada.

"Berhati-hatilah dengan rasa sombong, angkuh dan tinggi hati, karena semua itu yang akan menghilangkan kesempatan kita untuk berkarya lebih baik lagi di masa-masa berikutnya. Raihlah harapan dan impian kita dengan hati yang bersih, niat yang tulus serta ikhtiar yang tidak mencederai nilai-nilai kebenaran," katanya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini