Share

Napi Inggris Ambil Alih Penjara Selama 12 Jam

Sabtu 17 Desember 2016 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 17 18 1569165 napi-inggris-ambil-alih-penjara-selama-12-jam-lVjAeAHsEH.jpg Polisi anti huru-hara berjaga di depan Penjara Winson Green, Birmingham, yang dikelola perusahaan G4S. (Foto: Reuters)

BIRMINGHAM - Pasukan keamanan sudah berhasil memadamkan kerusuhan di sebuah penjara Inggris, 12 jam setelah meletusnya peristiwa yang digambarkan sebagai 'kerusuhan terburuk' itu. Menteri Kehakiman Inggris, Liz Truss menyatakan, polisi anti huru hara sudah memulihkan keadaan di seluruh empat sayap penjara Birmingham Jumat 16 Desember larut malam waktu Inggris.

Pasukan anti huru-hara dikerahkan untuk memadamkan keusuhan yang melibatkan sekira 600 narapidana, yang disebut-sebut sebagai kerusuhan penjara terburuk sejak peristiwa di Penjara Strangeways, 26 tahun lalu. Menteri Kehakiman Liz Truss menegaskan bahwa kekerasan di dalam penjara 'tak akan ditoleransi.'

Dilaporkan seorang napi terluka dalam kerusuhan, dan dibawa ke rumah sakit akibat luka pada rahang dan kantung mata.

Sebelumnya, pada Jumat pagi, para napi berhasil mengambil alih penjara itu. Mike Rolfe, ketua Asosiasi Petugas Penjara, mengatakan lebih dari 30 staf telah meninggalkan penjara Winson Green dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami telah memperingatkan sejak lama tentang krisis di dalam penjara dan apa yang kita lihat di Birmingham tidak unik untuk Birmingham. Tapi kerusuhan ini adalah insiden terburuk terbaru sejak kerusuhan Strangeways pada 1990," ujar Wolfe.

Kerusuhan meletus di penjara Birmingham yang dijalankan oleh perusahaan jasa keamanan G4S, setelah seorang petugas 'didorong' oleh para narapidana, Jumat sekira pukul 09:00 (16:00 WIB). Kekerasan cepat menjalar dan karena tingginya skala kerusuhan unit anti huru-hara Tornado dikerahkan untuk memulihkan keadaan.

"Ini situasi yang serius dan penyelidikan menyeluruh akan dilakukan. Kekerasan di penjara tidak akan ditoleransi dan mereka yang bertanggung jawab akan dihadapkan pada hukum," ujar Menteri Kehakiman Liz Truss.

'Kondisi Buruk'

Selama kerusuhan, BBC dihubungi oleh beberapa orang yang mengaku sebagai tahanan di penjara itu, yang mengatakan buruknya keadaan penjara merupakan penyebab kerusuhan. Orang-orang yang mengaku menelpon dari dalam penjara Birmingham menyebut bahwa faktor penyebabnya antara lain jumlah sipir yang tidak memadai, layanan kesehatan dan makanan yang buruk.

Mereka mengatakan, 'dikurung' dalam sel sepanjang hari adalah faktor utama yang berkontribusi pada kerusuhan itu.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini