Image

Pemuka Adat Berharap Tak Ada Lagi Demo Referendum di Papua

Edy Siswanto, Jurnalis · Senin, 19 Desember 2016 - 14:44 WIB
Foto: Edy Siswanto/iNews Foto: Edy Siswanto/iNews

JAYAPURA - Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) di Timika mengimbau generasi muda Papua utamanya mahasiswa untuk fokus pada kegiatan menuntut ilmu, bukan melakukan aksi demo yang mengarah kepada kegiatan melawan idiologi Pancasila.

"Hak menentukan nasib sendiri oleh rakyat Papua telah diputuskan secara bulat oleh tokoh-tokoh rakyat Papua pada saat pelaksanaan Pepera pada tahun 1969, jadi mari, bukan saatnya lagi untuk demo," kata Fransisco Don Bosco Poana, anggota Dewan Pendiri Lemasko Timika, Senin (19/12/2016).

Dirinya juga mengimbau seluruh warga Papua untuk menguatkan persatuan dalam bingkai NKRI. Menurutnya, dari pada melakukan aksi meminta Papua lepas dari Indonesia, lebih baik bersama-sama membangun Papua itu sendiri agar masyarakat sejahtera.

"Imbauan saya kepada saudara-saudara saya yang pada hari ini masih berbeda pandangan politik, agar mereka datang kembali ke tanah Papua, mari kita bangun Papua, pemerintah saat ini sedang gencar untuk menjadikan Papua lebih baik dan sejahtera," ujarnya.

Sekedar diketahui, pada 1 Desember lalu, massa dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia Untuk West Papua (FRI-West Papua) melakukan aksi meminta Papua pisah dari NKRI. Sementara hari ini, puluhan orang yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar demo serupa di Berpura Jayapura.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming