"Kebelet" Nenggak Arak, Dua Remaja Nekat Menjambret

CDB Yudistira, Okezone · Selasa 20 Desember 2016 00:40 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 19 525 1570729 kebelet-nenggak-arak-dua-remaja-nekat-menjambret-rwoz0a1XaO.jpg

BANDUNG - Tak kuat menahan rasa ingin kembali menenggak arak, FS (18) dan FA (19), nekat menjambret seorang perempuan muda. Namun aksi pemuda tanggung ini ketahuan anggota tim Buser Unit Reskrim Polsek Regol. Alhasil keduanya kini meringkuk di ruang tahanan Polsek Regol, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Regol Kompol Sumi mengungkapkan, aksi residivis dua jambret tersebut terjadi pada Sabtu, 10 Desember 2016 kemarin. Saat itu, keduanya sedang nongkrong di sekitaran Kecamatan Regol.

Kemudian kedua pelaku ini melihat korban yang melintas di depan keduanya. Keduanya pun langsung mengikuti korban, dan kemudian, tiba di wilayah Sawah Kurung, korban langsung dipepet oleh kedua pelaku.

"Korban yang sadar telah di jambret, kemudian berteriak meminta tolong yang terdengar oleh tim kita yang sedang melakukan kring serse, dan langsung anggota kita pun lakukan pengejaran dan keduanya berhasil di lumpuhkan oleh tim," jelas Sumi saat di temui di Mapolsek Regol, Senin (19/12/2016).

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita satu tas yang berisi uang jutaan rupiah yang diambil oleh pelaku dari korban, sebagai barang bukti. Berdasarkan data dan hasil keterangan pelaku, keduanya diketahui merupakan residivis atas tindak kejahatan yang sama.

"Kedua pelaku ini tercatat sudah tiga kali melakukan aksi jambret di Kota Bandung, mereka baru bebas pada 2015 lalu, dengan kasus yang sama," sambungnya.

Sementara salah seorang pelaku yakni FA, mengaku dirinya nekat melakukan aksi jambret untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Sama buat dipake mabok, sudah lama enggak minum, tapi tak ada uang, jadi nekat ngejambret," aku FA saat di wawancarai.

Atas perbuatan keduanya, kini FS dan FA kembali harus mendekam dengan waktu yang cukup lama, atas aksinya tersebut. Mereka dikenakan pasal 365 KHUP tentang pencurian disertai kekerasan, dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun penjara. (sym)

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini