Image

Libur Natal, Jalur Pendakian Gunung Bukit Kaba Diberlakukan Sistem Buka-Tutup

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at, 23 Desember 2016 - 10:43 WIB
Pendakian Gunung Papandayan, Jawa Barat (Risna Nur Rahayu/Okezone) Pendakian Gunung Papandayan, Jawa Barat (Risna Nur Rahayu/Okezone)

BENGKULU – Menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru 2017, jalur pendakian Gunung Api Bukit Kaba di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, diberlakukan sistem buka-tutup.

Hal itu dilakukan mengingat saat ini cuaca di wilayah gunung api aktif tersebut sedang ekstrem dan berpotensi dilanda hujan lebat hingga di akhir 2016.

Pengamat Gunung Api Bukit Kaba, Sigit Widiyanto mengatakan, jalur pendakian sampai hari ini masih dibuka. Hanya saja, ketika cuaca buruk yang sering terjadi pada siang, sore, dan malam, pendakian ditutup sementara dan pendaki dipersilakan beristirahat di pos Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di kaki gunung setinggi 1.928 meter dari permukaan laut.

''Kita berlakukan sistem buka-tutup. Kalau cuaca ekstrem maka jalur pendakian ditutup sementara,'' kata Sigit kepada Okezone, Jumat (23/12/2016).

Hingga hari ini, kata dia, pendaki masih tergolong sepi. Namun, diperkirakan akan ramai pada Sabtu 24 Desember hingga akhir akhir 2016. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pendakinya dari berbagai daerah akan menikmati pergantian tahun di atas puncak Gunung Bukit Kaba.

''Pendaki yang mendaki puncak mencapai ribuan orang,'' ujar Sigit.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, sambung Sigit, pihaknya menyiagakan 30 petugas piket di Pos Pokdarwis selama 24 jam.

''Kalau sekarang petugas yang piket tujuh orang. Namun, mulai 28 Desember 2016 hingga tahun baru maka petugas dipertebal menjadi 30 orang yang stand by di posko Pokdarwis,'' pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming