Kenang 12 Tahun Tsunami, Plt Gubernur Aceh: Bencana Harus Jadi Pelajaran

Rayful Mudassir, Okezone · Senin 26 Desember 2016 14:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 12 26 340 1575899 kenang-12-tahun-tsunami-plt-gubernur-aceh-bencana-harus-jadi-pelajaran-C82LTBDKHT.jpg Warga berdoa di kuburan korban tsunami di Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat (Syifa/Antara)

BANDA ACEH – Masyarakat Aceh hari ini memperingati 12 tahun tsunami dengan berdoa dan zikir bersama di sejumlah tempat. Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Soedarmo mengatakan, bencana harus menjadi pelajaran bagi manusia untuk belajar sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.

Peringatan tsunami 26 Desember 2004 bukan untuk membuka kembali kesedihan dan luka lama. Namun membangkitkan semangat untuk lebih meningkatkan keimanan kepada Sang Pencipta.

Menurutnya, bencana harus dijadikan sebagai jalan untuk menyadarkan manusia agar lebih peduli pada lingkungan dan senantiasa meningkatkan pengetahuan tentang kebencanaan. Selain itu bencana tsunami juga harus menjadi titik balik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana.

“Tentu sangat manusiawi jika kita bersedih ketika mengenang peristiwa ini, tetapi tidak tepat kalau kita hanya membayangkan kesedihan dari musibah tersebut,” kata Soedarmo di Masjid Baiturrahim, Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (26/12/2016).

Soedarmo juga mendorong kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap ancaman bencana. Pasalnya, Aceh wilayah rawan bencana.

Sementara Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Prof Farid Wajdi Ibrahim mengatakan, Allah telah memperingatkan manusia hingga 33 kali dalam Alquran.

“Allah terus mengingatkan kita, nikmat yang mana lagi yang engkau dustakan. Ayat itu tersebut di dalam surah Ar Rahman,” ujarnya dalam tausyiah mengenang 12 tahun tsunami Aceh.

Peringatan itu, kata Farid, merupakan bukti kasih sayang Allah kepada hambanya untuk terus mengintrospeksi diri.

(sal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini