Image

Divonis 7 Tahun Penjara, Hak Politik Sanusi Tak Dicabut

Putera Negara, Jurnalis · Kamis, 29 Desember 2016 - 15:36 WIB
Mohammad Sanusi Mohammad Sanusi

JAKARTA - Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M. Sanusi divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tujuh tahun penjara dengan denda Rp250 Juta subsidair dua bulan kurungan.

Sebelumnya, dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), Sanusi dituntut 10 tahun penjara dan meminta hak politik Sanusi dicabut selama lima tahun setelah menjalani masa hukuman pokok.

Namun, dalam ketukan palunya, majelis hakim tidak sepakat dengan dakwaan JPU KPK dengan memutuskan untuk tidak mencabut hak politik dari Sanusi.

"Soal pencabutan hak politik majelis hakim tidak sepakat karena hak politik itu sudah diatur UU sendiri," kata ketua majelis hakim Sumpeno saat bacakan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (29/12/2016).

Tak hanya menolak pencabutan hak politik, majelis hakim juga memutuskan untuk memberikan hukuman lebih ringan tiga tahun dibandingkan tuntutan JPU KPK yang menuntut 10 Tahun Penjara denda Rp500 juta serta subsider 4 bulan penjara.

Dalam vonis kali ini, majelis hakim menilai Sanusi telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK).

Sanusi dinilai melanggar Pasal Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Kemudian, Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming