nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seratusan Pasien Panti Rehabilitasi di Sumut Disiksa dan Dirantai Petugas

Erie Prasetyo, Jurnalis · Kamis 29 Desember 2016 05:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 12 29 340 1578018 seratusan-pasien-panti-rehabilitasi-di-sumut-disiksa-dan-dirantai-petugas-BPFJNWMEAv.jpg Para pasien panti rehabilitasi yang digerebek di Binjai (Erie/Okezone)

MEDAN – Panti Rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa di Jalan Letjen Jamin Ginting, Gang Bersama, Kelurahan Pujidadi, Kota Binjai, Sumatera Utara, digerebek tim gabungan karena diduga sering menyiksa pasien. Pemkot Binjai memutuskan menutup panti tersebut.

Penggerebekan dilakukan atas informasi dari pasien yang melarikan diri karena tidak tahan disiksa di panti rehabilitasi tersebut. Para pasien mengaku, begitu masuk panti rehabilitasi tersebut petugas langsung memborgol dan merantai mereka.

Selama berbulan-bulan menjadi pasien di Panti Rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa, 158 pasien diborgol tangan dan kakinya dirantai. Mereka mengaku kerap dipukuli pengelola panti.

Tim gabungan dari Pemkot Binjai, Polres Binjai, Kodim 0203/LKT, dan BNN Binjai yang mendatangi panti rehab itu, Rabu (28/12/2016), mendapati ratusan pasien dikurung di kamar dengan kaki dirantai dan dikunci gembok besar.

Setelah mendengar keluh-kesah pasien, Pemkot Binjai menutup panti rehab itu. Polisi pun memasang garis kuning di lokasi untuk menyelidiki kasus penyiksaan pasien.

Pemilik Kasih Anugerah Bangsa, Sempurna Tarigan, tidak dapat menunjukkan izin operasional panti rehabilitasi yang dipimpinnya saat penggerebekan terjasi. Bahkan Izin IPWL yayasan tersebut sudah dicabut Kementrian Sosilal karena tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Semua pasien dari panti rehab itu kini ditempatkan sementara di Mess BKD Kota Binjai, sementara para pengurus diperiksa dan dimintai keterangannya oleh polisi.

Kapolres Binjai, AKBP MR Salipu mengatakan, pihaknya masih meminta keterangan para pengurus yayasan. "Sedangkan pasien untuk sementara ditempatkan di Mess Pemkot Binjai," katanya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini