nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Penyiksaan yang Sering Dialami Pasien Panti Rehabilitasi di Sumut

Erie Prasetyo, Jurnalis · Kamis 29 Desember 2016 06:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 12 29 340 1578025 begini-penyiksaan-yang-sering-dialami-pasien-panti-rehabilitasi-di-sumut-P62qXJczcV.jpg Para pasien panti rehabilitasi yang digerebek di Binjai (Erie/Okezone)

MEDAN – Panti Rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa di Jalan Letjen Jamin Ginting, Gang Bersama, Kelurahan Pujidadi, Kota Binjai, Sumatera Utara, digerebek petugas gabungan. Pasien panti itu mengaku kerap disiksa.

Sedikitnya 158 pasien yang kedapatan diborgol dan dirantai petugas panti kini diamankan sementara di Mess Pemkot Binjai. Mereka mengaku sering dipukuli petugas.

Seorang pasien berinisial SM menuturkan, mereka tidak disediakan kamar mandi di ruang rehab. Apabila mau buang air petugas hanya memberi sebuah toples ke pasien. Para pasien juga tidur di lantai hanya beralaskan tikar atau karpet plastik.

Mereka mengaku kerap dipukul dengan gagang sapu sampai patah bahkan dioleskan balsem ke matanya oleh para petugas. "Pedih kali kalau balsem dibuatkan ke mata kami," kata SM, Rabu (29/12/2016).

Selain penganiayaan hingga menimbulkan luka, para pasien juga sering disiksa dengan air panas yang dimasukkan ke dalam botol.

"Air panas yang di botol ditempelkan ke tubuh kami sampai melepuh akibat panasnya," ujar pasien lain.

Setiap pagi, kata dia, sebelum sarapan pagi mereka sering direndam di sungai di belakang panti rehabilitasi tersebut. Namun, sekarang mereka sedikit lega karena sudah bebas dari panti.

Panti rehabilitasi tersebut digerebek usai ada pasien yang melarikan diri karena tak tahan lagi disiksa. Ia bercerita lalu tim gabungan dari pemkot, TNI, Polri, BNN, menggerebek panti tersebut. Pemkot Binjai pun langsung menutupnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini