Imbas Jembatan Cisomang Bergerser, Hampir Sepekan Jalur Arteri Purwakarta-Bandung Macet

Didin Jalaludin, Koran SI · Kamis 29 Desember 2016 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 29 525 1578534 imbas-jembatan-cisomang-bergerser-hampir-sepekan-jalur-arteri-purwakarta-bandung-macet-mLzRuM08pa.jpg Kemacetan di Jalur Arteri Purwakarta-Bandung Akibat Perbaikan Jembatan Cisomang (Foto: Didin/Koran Sindo)

PURWAKARTA – Kepadatan kendaraan di jalur arteri Purwakarta-Bandung tidak dapat terhindarkan menyusul pengalihan arus dari Tol Cipularang akibat adanya perbaikan Jembatan Cisomang.

Hampir sepekan terakhir sejak Jumat pekan lalu ribuan kendaraan yang didominasi truk dan bus terjebak macet di ruas jalan tersebut setiap hari, termasuk hari ini.

Dari pantauan di lokasi Kamis (29/12/2016) di jalur arteri itu, kemacetan sudah terjadi selepas gerbang Tol Cikampek, Cikopo, Sadang, Ciganea dan wilayah Gerbang Tol Jatiluhur hingga memasuki wilayah perbatasan Purwakarta-Bandung Barat.

Kendaraan yang terjebak macet tidak hanya dari Jakarta tujuan Bandung, namun juga arah sebaliknya dari Bandung menuju Jakarta. Hal tersebut diperparah dengan meningkatnya beban kendaraan ke arah Bandung, menjelang libur Tahun Baru 2017.

Kondisi ini membuat aparat kepolisian, terutama dari Polres Purwakarta harus berkerja ektra, karena sesekali ada sopir nakal yang tidak sabar mengantri sesekali masuk ke jalur kanan. Akibatnya kendaraan nyaris tidak bergerak, akibatnya situasi semakin kacau. Namun demikian kesigapan petugas mampu situasi itu tetap terkendali.

“Kami minta untuk pengendara untuk tertib, demi keamanan dan kelancaran bersama,” ujar Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti.

Seperti diketahui, sejak Jumat 23 Desember 2016, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memutuskan untuk membatasi kendaraan yang melintas Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) atau Tol Cipularang.

Hal itu dilakukan lantaran Jembatan Cisomang di KM 100+700 tepatnya di wilayah Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta pada jalan tol tersebut mengalami pergeseran (deformasi) pada pilar kedua (P2).

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini