nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendaki Asal Jakarta yang Hilang di Gunung Gede Pangrango Ditemukan Tewas

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Sabtu 31 Desember 2016 19:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 12 31 525 1580353 pendaki-asal-jakarta-yang-hilang-di-gunung-gede-pangrango-ditemukan-tewas-5aIw0yvbXO.jpg Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat (Salman Mardira/Okezone)

BOGOR - Seorang pendaki bernama Miaw Nam Hartono (35) warga Kemayoran, Jakarta, ditemukan tewas di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP), Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda JaWA Barat, Kombes Yusri Yunus mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, keluarga korban melaporkan bahwa Miaw Nam Hartono hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango pada Jumat 30 Desember 2016.

Korban dilaporkan berangkat dari Jakarta menggunakan sepeda motor dan masuk ke kawasan taman nasional melalui jalur Cibodas pada Senin, 26 Desember 2016 sekira pukul 03.30 WIB.

"Berdasarkan data simaksi (surat izin masuk kawasan konservasi) korban tidak terdata dan dipastikan masuk ke kawasan taman nasional secara ilegal," kata Yusri, Sabtu (31/12/2016).

Berdasarkan laporan tersebut, pihak TNGGP pun membentuk tiga tim untuk mencari korban melalui Jalur Cibodas dan satu tim melalui Jalur Gunung Putri menuju puncak Gunung Gede-Pangrango.

Petugas akhirnya mendapat titik terang dengan ditemukannya beberapa barang berupa tas, handuk, celana dalam, celana jins, baju dan tenda di lembah Gunung Pangrango pada ketinggian 3.000 meter dari permukaan laut (mpdl).

"Sekira pukul 09.00 WIB pagi tadi korban baru ditemukan dalam posisi telungkup berjarak 50 meter dari jalur pendakian normal dan sudah dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Polisi belum mengetahui penyebab pasti kematian korban. Sementara, jasad korban sudah dievakuasi tim dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk divisum.

"Kami belum tahu pasti penyebab kematian korban. Kami juga masih lakukan koordinasi dengan pihak taman nasional terkait peristiwa ini," tutupnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini