Penari Sufi Ngamen di Malam Tahun Baru

Taufik Budi, Sindo TV · Minggu 01 Januari 2017 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 01 512 1580613 penari-sufi-ngamen-di-malam-tahun-baru-3Fn3Vu1cdS.jpg Penari sufi di Kudus (foto: Taufik/Okezone)

KUDUS - Pergantian malam tahun baru di Kudus Jawa Tengah berbeda dari biasanya. Tarian sufi yang dibawakan enam santri Pondok Pesantren Nailun Najah Jepara, berhasil memukau warga yang memadati titik nol Kota Kudus.

"Ini kami sengaja perform sendiri, istilahnya ngamen gitu. Selain sebagai hiburan warga, kami juga ingin berpartisipasi meramaikan malam tahun baru," ujar Muhammad, pimpinan penari sufi yang tergabung dalam Darwis Nusantara kepada Okezone, Minggu (1/1/2017).

 

Pria yang akrab disapa Gus Muh itu menyampaikan, tari sufi yang dibawakan para santri tak hanya diiringi musik-musik religi. Sejumlah lagu beraliran pop juga bisa menjadi pengiring tarian memutar itu, sehingga bisa menarik perhatian warga.

"Saat menari itu, kami sudah fokus untuk terus berputar. Awalnya dulu hanya lagu-lagu sufistik, tapi sekarang kami sudah biasa menari dengan lagu-lagu modern. Tapi tetap segala urutan tari sufi kami penuhi meski dengan iringan musik modern," lugasnya.

Perayaan malam tahun baru di Kudus sempat diguyur hujan deras. Meski demikian, antusiasme warga yang menanti detik-detik masuknya tahun 2017, tak tergoyahkan. Mereka tetap bertahan di lokasI sembari menyaksikan beragam hiburan.

"Memang terjadi hujan deras, tapi kami ya tetap menari. Ribuan warga juga masih setia menunggu malam pergantian tahun. Semoga tahun ini kita bisa lebih baik dari sebelumnya," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini