nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota DPRD Kubu Raya Pemalsu Ijazah Tak Ditahan

Ade Putra, Jurnalis · Kamis 05 Januari 2017 00:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 01 05 340 1584425 anggota-dprd-kubu-raya-pemalsu-ijazah-tak-ditahan-rI8XLWKvLe.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

PONTIANAK - Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, berinisial RD, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah oleh Polresta Pontianak hingga saat ini tidak dilakukan penahanan.

"Yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan. Karena alamat dan pekerjaan tersangka sudah jelas serta tidak akan menghilangkan barang bukti. Pun barang bukti sudah ada semua kita lakukan penyitaan," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean kepada Okezone, Kamis (5/1/2017) malam.

RD merupakan legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ditetapkan sebagai tersangka karena nekad memalsukan Daftar Nilai Ebtanas Murni (Danem) ijazah SMP demi dapat mengikuti ujian dan mendapatkan ijazah paket C untuk memenuhi syarat administrasi pencalonan diri sebagai legislatif periode 2014-2019.

Berbekal ijazah paket C itulah, RD lolos dari verifikasi KPU Kubu Raya pada tahun 2014 lalu. RD pun terpilih menjadi anggota legislatif dapil Kecamatan Sungai Kakap. Setelah dua tahun menjabat, kasus ini baru mencuat lantaran baru-baru ini pula ditemukan alat bukti tambahan yang memperkuat unsur tindak pidana.

"Hingga saat ini proses penyidikan masih berlangsung," ujar Andi Yul.

Kemarin, saat diperiksa di Polresta Pontianak, RD didampingi penasehat hukumnya Erwan Edi Kusuma. RD saat itu menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam.

Diwawancarai sejumlah wartawan, Erwan enggan berkomentar terkait kasus ini. Begitu juga RD yang membisu. "(RD) tidak mau komentar. Nanti kami kabarkan jika ingin memberikan keterangan kepada media," kata Erwan.

(fas)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini